Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Oktober / Musim Gugur (Autumn)
Bulan oktober ini, Korea Selatan sedang musim gugur lhoo.. Yakin gak mau liburan ke Seoul. Tempatnya berbagai drama yang begitu hits dikalangan pecinta K-pop. Dan di musim gugur, anda bisa merasakan nuansa yang berbeda. Saat dedaunan semakin cantik karena perubahan warnanya menjadi kuning atau kemerahan dan dimana seluruh penduduk Korea menggelar parade budaya besar-besaran selama bulan Oktober. Menariknya lagi, dengan Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Oktober / Musim Gugur (Autumn), anda bisa menikmati Korea Selatan di musim yang disukai banyak orang ini. Cuacanya pun juga mendukung ditambah dengan tempat wisata yang akan dikunjungi juga begitu populer. So, tunggu apalagi bersama kami, mari nikmati musim gugur yang indah di Korea Selatan. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea autumn musim gugur! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan Oktober : Paket Tour Korea Selatan Oktober.
Musim gugur adalah waktu di mana Seoul bersolek dengan warna-warna paling cantik. Antara dedaunan maple yang memerah dan pohon ginkgo yang menyala kuning keemasan, setiap sudut kota bertransformasi menjadi latar film yang dramatis. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan pada pertengahan Oktober, inilah saat terbaik untuk menikmati udara sejuk dan pemandangan alam yang tak tertandingi.
Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate
Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net
>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<
Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?
Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.
Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net
>> Private Tour ke Korea <<
>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<
Rencana Perjalanan Detail (Daily Itinerary)
Hari 1: Jakarta – Singapura – Seoul
Awal petualangan menuju Negeri Ginseng.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 08:00 – 12:30 | Penerbangan | Jakarta (CGK) ke Singapura (SIN) via Singapore Airlines | Durasi 4 jam 30 menit. |
| 12:30 – 14:30 | Transit | Istirahat di Bandara Changi, Singapura | Bisa mengunjungi Jewel Changi. |
| 14:30 – 21:00 | Penerbangan | Singapura (SIN) ke Incheon (ICN) via Singapore Airlines | Durasi 6 jam 30 menit. |
| 21:00 – 22:00 | Bandara | Imigrasi dan pengambilan bagasi di Terminal 1 | Siapkan dokumen perjalanan. |
| 22:00 – 22:30 | Transportasi | Menuju Hotel Grand Park Seoul (Taksi/AREX) | Disarankan taksi jika bagasi banyak. |
| 22:30 | Check-in | Istirahat di Hotel Grand Park Seoul (Jongno-gu) | Lokasi sangat strategis. |
Hari 2: Eksplorasi Budaya & Landmark Ikonik
Mengenal wajah klasik Seoul dan pemandangan kota dari ketinggian.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 09:30 – 12:30 | Wisata | Istana Gyeongbokgung | Lihat pergantian penjaga istana. |
| 12:30 – 13:30 | Makan Siang | Restoran Gogung di Insadong | Spesialisasi menu Bibimbap. |
| 13:30 – 15:00 | Wisata | Insadong Cultural Street | Berburu kerajinan tangan & teh. |
| 15:30 – 16:30 | Wisata | Cheonggyecheon Stream | Jalan santai di tepi sungai kota. |
| 17:30 – 19:30 | Wisata | Namsan Seoul Tower | Pemandangan 360 derajat kota Seoul. |
| 19:50 – 20:10 | Kembali | Perjalanan pulang ke hotel | Istirahat. |
Hari 3: Keajaiban Alam Musim Gugur
Melipir sejenak ke luar kota untuk melihat pemandangan alam terbaik.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 08:30 – 09:40 | Kereta | ITX-Cheongchun dari Yongsan ke Gapyeong | Kereta cepat yang nyaman. |
| 10:15 – 13:30 | Wisata | Nami Island (Pulau Nami) | Lokasi syuting drama legendaris. |
| 13:30 – 14:00 | Makan Siang | Nami Island Cafe & Restaurant | Menu makanan lokal yang hangat. |
| 14:00 – 16:00 | Wisata | Petite France | Desa tematik bergaya Prancis. |
| 17:20 – 18:30 | Transportasi | Kembali ke Seoul via Gapyeong Station | Menuju stasiun pusat kota. |
| 19:00 – 21:00 | Makan Malam | Kuliner malam di kawasan Hongdae | Suasana meriah anak muda. |
Hari 4: Harmoni Masa Lalu dan Masa Depan
Melihat kontrasnya rumah tradisional dan arsitektur futuristik.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 09:30 – 11:00 | Wisata | Bukchon Hanok Village | Kawasan rumah tradisional asli. |
| 11:30 – 14:30 | Wisata | Changdeokgung Palace & Secret Garden | Warisan Dunia UNESCO. |
| 15:00 – 17:00 | Wisata | Dongdaemun Design Plaza (DDP) | Arsitektur ikonik tanpa sudut tajam. |
| 18:00 – 21:00 | Makan Malam | Dongdaemun Bamdokkaebi Night Market | Pasar malam dengan jajanan variatif. |
| 21:30 | Kembali | Jalan kaki atau taksi ke hotel | Mengakhiri hari di kawasan pusat. |
Hari 5: Belanja Modern dan Santai di Tepi Sungai Han
Waktunya berburu buah tangan dan menikmati gaya hidup lokal.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 09:30 – 12:00 | Wisata | Gwangjang Market | Mencoba Bindaetteok & Mayak Gimbap. |
| 12:30 – 14:30 | Wisata | COEX Mall & Starfield Library | Perpustakaan kolosal yang artistik. |
| 15:30 – 17:00 | Wisata | Banpo Hangang Park | Piknik santai di tepi Sungai Han. |
| 18:00 – 20:00 | Makan Malam | Hanwoo BBQ (Daging Sapi Premium) | Makan malam perpisahan yang mewah. |
| 20:30 | Kembali | Kembali ke hotel menggunakan Metro | Packing barang untuk kepulangan. |
Hari 6: Belanja Terakhir & Kepulangan
Persiapan kembali ke tanah air.
| Waktu | Aktivitas | Detail | Catatan |
| 07:00 – 07:30 | Sarapan | Breakfast di Hotel Grand Park Seoul | Sarapan praktis sebelum berangkat. |
| 07:30 – 08:50 | Transportasi | Menuju Bandara Incheon via AREX | Pastikan tiba tepat waktu. |
| 08:50 – 10:00 | Bandara | Proses check-in dan imigrasi | Persiapan keberangkatan. |
| 10:00 – 10:30 | Shopping | Belanja Duty-Free terakhir di Bandara | Kosmetik, snack, dan souvenir. |
| 10:30 – 16:45 | Penerbangan | Incheon (ICN) ke Jakarta (CGK) via Asiana | Penerbangan langsung (Direct). |
Pre-Trip Preparation & Recommendations
Persiapan Wajib:
- Booking Tiket:
- Pesan tiket pesawat jauh-jauh hari (3–6 bulan sebelumnya) untuk harga terbaik.
- Reservasi tur Changdeokgung Secret Garden harus dilakukan online minimal 1 minggu sebelumnya di www.cdg.go.kr.
- Transportasi Lokal:
- Beli kartu T-money di bandara atau convenience store (₩4,000 + isi ulang). Digunakan untuk metro, bus, dan toko.
- Aplikasi Penting:
- Naver Map (lebih akurat daripada Google Maps di Korea), KakaoTalk (untuk komunikasi lokal), Papago (penerjemah real-time).
Saran Pakaian (Oktober – Musim Gugur):
- Pagi & malam: Jaket tipis, sweater, syal.
- Siang hari: Kemeja lengan panjang atau jaket ringan.
- Sepatu nyaman untuk berjalan jauh sangat penting!
Barang yang Harus Dibawa:
- Adaptor listrik (Korea menggunakan colokan tipe C/F, 220V).
- Power bank (fasilitas pengisian terbatas di tempat umum).
- Masker wajah (untuk polusi atau flu musiman).
- Hand sanitizer & tissue basah (toilet umum sering tidak menyediakan sabun).
Catatan Lain:
- Bahasa Inggris tidak selalu tersedia – siapkan terjemahan dasar atau gunakan aplikasi.
- Uang tunai tetap dibutuhkan di pasar tradisional dan warung kecil.
- Hormati budaya lokal: jangan makan sambil berjalan, jangan tunjuk dengan jari telunjuk.
Deskripsi Destinasi Wisata
Gyeongbokgung Palace
Gyeongbokgung adalah istana utama Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395 dan menjadi simbol kejayaan sejarah Korea. Kompleks ini menampilkan arsitektur tradisional Korea yang megah, termasuk Gerbang Gwanghwamun dan Paviliun Hyangwonjeong yang terletak di tengah danau. Pengunjung bisa menyaksikan upacara pergantian penjaga istana setiap jam, menciptakan pengalaman budaya yang hidup. Di musim gugur, dedaunan kuning kemerahan di sekitar istana menambah keindahan visual yang memukau.
Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.
Insadong Cultural Street
Insadong adalah jalan pejalan kaki di pusat Seoul yang dipenuhi toko kerajinan tangan, galeri seni, kedai teh tradisional, dan restoran lokal. Kawasan ini menjadi jantung budaya Korea modern yang tetap menjunjung nilai-nilai tradisional. Pengunjung dapat membeli oleh-oleh unik seperti kaligrafi, kipas kertas, atau hanji (kertas tradisional Korea). Suasana tenang dan artistiknya cocok untuk semua jenis traveler, dari keluarga hingga solo backpacker.
Cheonggyecheon Stream
Cheonggyecheon adalah aliran sungai perkotaan sepanjang 5,8 km yang mengalir di tengah kota Seoul, hasil revitalisasi luar biasa dari proyek lingkungan tahun 2005. Di musim gugur, pepohonan di tepi sungai berubah warna menjadi oranye dan merah, menciptakan latar belakang fotografi yang memesona. Jalur pejalan kaki di sepanjang aliran sangat nyaman untuk jalan santai, bahkan bagi lansia atau anak-anak. Tempat ini gratis dan buka 24 jam, menjadikannya destinasi fleksibel kapan saja.
Bagaimana susasana duduk-duduk di sepanjang Cheongyecheon, ditemani semilir angin plus gemericik air? Tengok di Cheonggyecheon Stream, Sisi Lain dari Seoul.
Namsan Seoul Tower
Terletak di puncak Gunung Namsan, Seoul Tower adalah ikon kota yang menawarkan panorama 360 derajat seluruh Seoul, terutama spektakuler saat malam hari. Menara ini populer sebagai destinasi romantis—pasangan sering menggantung “gembok cinta” di pagar sekitarnya. Fasilitas di dalamnya mencakup observatorium, restoran berputar, dan museum digital interaktif. Akses mudah via cable car atau hiking ringan, cocok untuk semua usia dan jenis kelompok.
View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.
Nami Island
Pulau kecil berbentuk bulan sabit ini terkenal karena keindahan alaminya yang dramatis, terutama saat musim gugur ketika pepohonan metasequoia berubah warna menjadi emas dan merah. Nami Island menjadi terkenal lewat drama Korea “Winter Sonata” dan kini menjadi destinasi wajib bagi pecinta alam dan fotografi. Pulau ini bebas kendaraan bermotor, sehingga suasana tenang dan udara segar sangat terasa. Jalur berjalan melingkar sepanjang 6 km memudahkan eksplorasi tanpa tersesat.
Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.
Petite France
Petite France adalah desa bergaya Prancis yang dibangun di lereng gunung dekat Gapyeong, menawarkan nuansa Eropa di tengah pedesaan Korea. Desain arsitekturnya terinspirasi dari dongeng Saint-Exupéry “The Little Prince”, lengkap dengan rumah warna-warni dan taman bunga. Lokasi ini juga menjadi setting syuting drama populer “Guardian: The Lonely and Great God”. Meski kecil, tempat ini sangat Instagramable dan cocok untuk keluarga maupun pasangan.
Cari tau cara menjelajahi Petite France Korea Selatan dalam sehari di Petite France, Wisata Negeri Dongeng Ala Perancis di Korea Selatan.
Bukchon Hanok Village
Bukchon adalah permukiman tradisional berusia ratusan tahun yang masih dihuni warga lokal, dengan ratusan rumah hanok (rumah tradisional Korea) berjejer di lereng bukit antara Istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung. Jalanan sempit dan undakan batunya memberikan nuansa nostalgia ke masa Joseon. Pengunjung diharapkan menjaga ketenangan karena ini adalah area hunian, bukan taman rekreasi. Pemandangan atap hanok dari titik pandang tertentu menjadi salah satu foto paling ikonik di Seoul.
Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul
Changdeokgung Palace & Secret Garden
Changdeokgung adalah istana Dinasti Joseon yang paling terpelihara dengan harmonisasi arsitektur dan alam, bahkan diakui UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia. Keunikan utamanya terletak pada Taman Rahasia (Huwon), taman kerajaan terbesar di Korea yang hanya bisa dikunjungi dengan tur terpandu. Di musim gugur, taman ini berubah menjadi lautan daun maple dan gingko yang memerah dan menguning. Karena kuota terbatas, reservasi online wajib dilakukan jauh-hari.
Yuk Eksplorasi Tiap Sudut Changdeokgung Palace di Changdeokgung Palace & Secret Garden Seoul, Keindahan Sejarah yang Tersembunyi di Jantung Ibu Kota.
Dongdaemun Design Plaza (DDP)
Dirancang oleh arsitek legendaris Zaha Hadid, DDP adalah bangunan futuristik berbentuk kurva organik yang menjadi pusat desain, fashion, dan inovasi di Seoul. Bangunan ini tidak memiliki sudut tajam—semua garis mengalir mulus seperti gelombang. Di dalamnya terdapat pameran seni, toko desainer lokal, bioskop, dan perpustakaan Starfield yang spektakuler. Malam hari, fasadnya diterangi lampu LED yang berubah warna, menjadikannya landmark urban yang dinamis.
Gwangjang Market
Gwangjang adalah pasar tradisional tertua di Seoul (berdiri sejak 1905) dan surga kuliner jalanan autentik Korea. Di sini, pengunjung bisa mencicipi hidangan khas seperti bindaetteok (pancake kacang hijau), mayak gimbap (gimbap “narkotika”), dan sundae (sosis darah). Suasana ramai namun teratur, dengan para penjual yang ramah meski tak banyak berbicara bahasa Inggris. Pasar ini buka sepanjang hari, tapi area makan paling hidup dari siang hingga larut malam.
COEX Mall & Starfield Library
COEX adalah kompleks perbelanjaan bawah tanah terbesar di Asia, terhubung langsung dengan stasiun metro Samseong. Daya tarik utamanya adalah Starfield Library—ruang publik terbuka dengan rak buku setinggi 10 meter yang menampung lebih dari 50.000 buku. Selain belanja, pengunjung bisa menikmati akuarium COEX, bioskop IMAX, atau sekadar bersantai di lounge futuristik. Tempat ini cocok untuk semua kalangan, dari remaja hingga keluarga dengan anak kecil.
Apa yang Istimewa dari Starfield Library Suwon? Temukan jawabannya di Suwon Starfield Library, Segala Hal yang Perlu Kamu Tahu!
Banpo Hangang Park
Taman tepi Sungai Han ini terkenal dengan pertunjukan air malam hari Moonlight Rainbow Fountain—air mancur terpanjang di dunia yang menari diiringi musik dan lampu warna-warni. Taman ini luas, bersih, dan dilengkapi jalur sepeda, area piknik, serta kapal pesiar mini. Di musim gugur, angin sepoi-sepoi dan langit cerah membuatnya ideal untuk bersantai selepas seharian jalan-jalan. Pertunjukan berlangsung setiap 30 menit antara pukul 18.00–21.00, gratis untuk umum.
Yuk Lihat Moonlight Rainbow Fountain Show di Banpo Bridge Korea Selatan, Wisata Hits yang Punya Pemandangan Malam Luar Biasa.

