Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juni / Musim Panas (Summer)
Memasuki bulan Juni itu artinya memasuki musim panas. Nah.. mumpung cuaca hangat dan matahari bersinar cerah yuk liburan ke Korea Selatan, menjelajahi destinasi favoritnya juga melihat festival musim panas yang energik dan penuh semangat. Bersama Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juni / Musim Panas (Summer), anda bisa menikmati keseruan musim panas di Korea Selatan. Tak hanya menikmati suasana kotanya, tetapi anda juga bisa melihat keindahan gunung yang ada di negeri Gingseng ini. Dan jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas musim panas di Korea Selatan. Tunggu apa lagi!!! Jadikan liburanmu semakin seru bersama kami. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea summer musim panas! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan Juni : Paket Tour Korea Selatan Juni.
Liburan ke Korea Selatan bukan sekadar tren, melainkan sebuah perjalanan jiwa. Di bulan Juni, Korea memasuki masa transisi yang indah dari musim semi ke musim panas. Dengan suhu udara yang sejuk berkisar antara 20–28°C, langit yang cerah sangat mendukung untuk mengeksplorasi perpaduan antara istana kuno yang megah, alam yang asri, hingga distrik belanja yang energik.
Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate
Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net
>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<
Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?
Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.
Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net
>> Private Tour ke Korea <<
>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<
Berikut adalah tabel itinerary lengkap 6 hari 5 malam di Seoul untuk Juni. Tabel ini disusun agar lebih mudah dibaca namun tetap mencantumkan setiap detail tanpa ada yang terlewat.
Liburan ke Korea Selatan bukan sekadar tren, melainkan sebuah perjalanan jiwa. Di bulan Juni, Korea memasuki masa transisi yang indah dari musim semi ke musim panas. Dengan suhu udara yang sejuk berkisar antara 20–28°C, langit yang cerah sangat mendukung untuk mengeksplorasi perpaduan antara istana kuno yang megah, alam yang asri, hingga distrik belanja yang energik.
Berikut adalah tabel itinerary lengkap 6 hari 5 malam di Seoul untuk Juni. Tabel ini disusun agar lebih mudah dibaca namun tetap mencantumkan setiap detail tanpa ada yang terlewat.
Jadwal Perjalanan
| Hari / Tanggal | Waktu | Aktivitas & Destinasi | Biaya (Estimasi) | Catatan Penting |
| Hari 1 | 13:00 – 14:40 | Tiba di Incheon (Jakarta-ICN), Imigrasi & Bagasi | – | Siapkan paspor & formulir kedatangan. |
| 5 Juni | 14:40 – 15:50 | Perjalanan ke GLAD Hotel Myeongdong (AREX + Line 4) | ₩10.000 | Beli T-money & sewa Wi-Fi di bandara. |
| (Kedatangan) | 15:50 – 16:20 | Check-in & Istirahat sejenak | ₩120k/malam | Fasilitas hotel: Sauna & Laundry. |
| 16:20 – 18:00 | Jalan santai eksplorasi kawasan Myeongdong | Gratis | Penyesuaian cuaca & suasana kota. | |
| 18:00 – 20:00 | Makan malam di Myeongdong Night Market | ₩10.000 | Coba tteokbokki, hotteok, odeng, bingsu. | |
| 20:00 – 20:30 | Kembali ke hotel (Jalan kaki) | Gratis | Kawasan sangat aman di malam hari. | |
| — | — | — | — | — |
| Hari 2 | 09:30 – 11:30 | Gyeongbokgung Palace (Istana Utama Joseon) | ₩3.000 | Sewa Hanbok agar masuk gratis. Tutup Selasa. |
| 6 Juni | 11:45 – 13:15 | Bukchon Hanok Village (Rumah Tradisional) | Gratis | Harap tenang, ini area pemukiman warga. |
| (Budaya) | 13:30 – 14:30 | Makan siang di Insadong (Bibimbap/Samgyetang) | ₩10.000 | Restoran buka pukul 10:00 – 18:00. |
| 14:30 – 16:30 | Eksplorasi Insadong (Toko teh & souvenir) | Gratis | Beli Teh Yulam Cha & kerajinan tangan. | |
| 17:10 – 19:10 | Namsan Seoul Tower (Observatorium & Gembok Cinta) | ₩23.000 | Sunset terbaik sekitar pukul 19:30. | |
| 19:10 – 19:40 | Transportasi kembali ke hotel (Subway) | ₩3.000 | Line 3 ke Line 4 (Stasiun Chungmuro). | |
| 19:40 – 21:00 | Makan malam Korean BBQ (Maple Tree House) | ₩30.000 | Disarankan reservasi; tersedia daging premium. | |
| — | — | — | — | — |
| Hari 3 | 08:30 – 09:30 | Seoul ke Gapyeong Station (ITX-Cheongchun) | ₩6.000 | Kereta nyaman dengan fasilitas AC. |
| 7 Juni | 09:30 – 10:00 | Shuttle ke dermaga & Feri ke Nami Island | Termasuk tiket | Feri berangkat setiap 10–15 menit. |
| (Alam) | 10:00 – 12:30 | Nami Island (Sepeda tandem & Foto alam) | ₩19.000 | Lokasi syuting drama Winter Sonata. |
| 12:30 – 12:50 | Perjalanan ke Petite France (Shuttle Bus) | ₩3.000 | Durasi perjalanan sekitar 20 menit. | |
| 12:50 – 14:20 | Petite France (Desa bergaya Prancis) | ₩8.000 | Lokasi syuting Running Man. | |
| 14:20 – 14:30 | Shuttle kembali ke Gapyeong Station | ₩3.000 | Cek jadwal bus setiap 20–30 menit. | |
| 14:30 – 15:30 | Kembali ke Seoul (ITX) | ₩6.000 | Turun di Seoul Station. | |
| 15:30 – 16:00 | Kembali ke hotel & istirahat | ₩2.500 | Persiapan untuk malam besok. | |
| — | — | — | — | — |
| Hari 4 | 09:00 – 10:00 | Perjalanan ke Suwon (Subway + KTX) | ₩17.500 | Siapkan T-money & cek jadwal KTX. |
| 8 Juni | 10:00 – 13:00 | Festival Budaya Hwaseong (Parade & Artileri) | Gratis | Situs UNESCO; bawa payung lipat. |
| (Festival) | 13:00 – 14:00 | Makan siang di area festival (Jjajangmyeon) | ₩10.000 | Nikmati kuliner di tenda pasar malam. |
| 14:00 – 15:00 | Kembali ke Seoul & menuju DDP (Subway) | ₩17.500 | KTX ke Seoul, lanjut subway ke Dongdaemun. | |
| 15:00 – 17:00 | Dongdaemun Design Plaza (DDP) | Gratis | Arsitektur futuristik karya Zaha Hadid. | |
| 17:00 – 18:00 | Istirahat sejenak / Packing ringan | Gratis | Persiapan belanja malam. | |
| 18:00 – 20:00 | Makan malam di Gwangjang Market | ₩12.000 | Coba Bindaetteok & Mayak-gimbap. | |
| 20:00 – 21:30 | Santai di Han River Park | Gratis | Sewa sepeda tandem atau piknik malam. | |
| — | — | — | — | — |
| Hari 5 | 10:00 – 13:00 | Eksplorasi Hongdae (Area mahasiswa & musik) | Gratis | Toko mulai buka pukul 11:00. |
| 9 Juni | 12:00 – 13:00 | Makan siang di Hong Kong Banjum | ₩9.000 | Coba Jjajangmyeon legendaris. |
| (Belanja) | 13:00 – 15:00 | Belanja di Migliore / Olive Young | Variabel | Borong skincare & masker wajah. |
| 15:00 – 17:00 | Insadong (Kunjungan ke-2 / Beli oleh-oleh) | Gratis | Fokus pada teh herbal & kaligrafi. | |
| 17:00 – 18:00 | Kembali ke hotel & packing akhir | Gratis | Simpan barang di loker jika perlu. | |
| 18:00 – 20:00 | Makan malam terakhir di Myeongdong | ₩12.000 | Menu rekomendasi: Naengmyeon (Mie dingin). | |
| 20:00 – 21:30 | Rooftop Cafe / Belanja Convenience Store | ₩10.000 | Beli camilan khas (Ramyun, Choco Pie). | |
| — | — | — | — | — |
| Hari 6 | 07:00 – 08:00 | Sarapan ringan di toko roti lokal | ₩5.000 | Roti segar keluar oven pukul 07:00. |
| 10 Juni | 08:00 – 09:00 | Check-out Hotel | Gratis | Hotel bisa titip barang hingga siang. |
| (Kepulangan) | 09:00 – 10:30 | Perjalanan ke Incheon (AREX Express) | ₩9.500 | Berangkat 3 jam sebelum terbang. |
| 10:30 – 12:00 | Belanja Duty Free terakhir di Bandara | Variabel | Ginseng & skincare bebas pajak. | |
| 12:00 – 13:00 | Proses Boarding & Persiapan Terbang | – | Pastikan dokumen perjalanan siap. | |
| 13:00 | Penerbangan Incheon ke Jakarta | – | Estimasi durasi 7,5 jam. |
Persiapan Penting
-
Aplikasi Wajib: Instal Naver Map atau KakaoMap karena Google Maps tidak akurat di Korea.
-
Pakaian: Siapkan baju berbahan ringan (suhu 20–28°C), jaket tipis untuk ruangan ber-AC, dan sepatu jalan yang nyaman.
-
Listrik: Gunakan adaptor tipe C atau F (220V).
-
Etiket: Pelajari kata dasar seperti “Annyeonghaseyo” dan “Kamsahamnida” untuk menyapa warga lokal.
Destinasi Wisata Spektakuler
Gyeongbokgung Palace
Gyeongbokgung adalah istana utama Dinasti Joseon dan simbol megah dari sejarah Korea yang berusia lebih dari 600 tahun. Terletak di jantung Seoul, kompleks ini menampilkan aula kerajaan megah, taman tradisional, dan Museum Nasional Rakyat Korea di dalamnya. Pengunjung bisa menyaksikan upacara pergantian penjaga gerbang setiap jam dan bahkan masuk gratis jika mengenakan hanbok (pakaian tradisional Korea). Suasana tenang di antara paviliun kayu dan kolam teratai membuatnya jadi tempat ideal untuk memulai eksplorasi budaya Korea.
Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.
Bukchon Hanok Village
Desa tradisional ini terletak di antara Istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung, dipenuhi ratusan rumah hanok beratap genteng melengkung yang masih dihuni hingga kini. Jalanan sempitnya menawarkan pemandangan autentik sekaligus spot foto ikonik dengan latar belakang atap bergelombang dan gang berliku. Meski menjadi destinasi wisata populer, warga setempat meminta pengunjung bersikap sopan dan tidak berisik karena ini tetap area permukiman. Banyak kafe, galeri seni, dan studio kerajinan lokal yang menyatu harmonis dengan nuansa sejarah desa ini.
Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul
Insadong
Insadong adalah jantung budaya Seoul yang memadukan warisan tradisional Korea dengan sentuhan modern melalui toko teh, galeri kaligrafi, dan butik kerajinan tangan. Jalan utamanya, Ssamziegil, dipenuhi kios kreatif yang menjual souvenir unik seperti kipas kayu, tembikar, dan perhiasan berlambang simbol keberuntungan Korea. Tempat ini juga surganya pecinta teh, dengan puluhan kedai yang menyajikan berbagai varian seperti yulam-cha (teh daun pinus) dan omija-cha (teh lima rasa). Suasana paling hidup di akhir pekan ketika jalanan ditutup untuk kendaraan dan diisi oleh pertunjukan jalanan tradisional.
Namsan Seoul Tower
Menara ikonik ini berdiri di puncak Gunung Namsan dan menjadi simbol romansa serta panorama 360 derajat kota Seoul. Dinding cinta berlapis gembok pasangan yang terkenal sering muncul di drama Korea, menjadikannya wajib dikunjungi bagi pasangan atau pecinta K-drama. Pengunjung bisa naik kereta gantung atau bus shuttle, lalu menikmati matahari terbenam yang spektakuler di musim panas Juni. Di dalam menara, terdapat observatorium, restoran berputar, dan toko suvenir bertema Korea modern.
View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.
Nami Island
Pulau setengah bulan ini terkenal sejak menjadi lokasi syuting drama “Winter Sonata” dan kini jadi destinasi alam yang menenangkan sepanjang tahun. Di bulan Juni, pepohonan birch dan ginkgo tumbuh rimbun, taman bunga lavender mulai mekar, dan suasana sangat segar dengan angin lembut dari Danau Cheongpyeong. Aktivitas populer di sini antara lain bersepeda tandem, berperahu dayung, atau sekadar duduk di bangku kayu sambil menikmati pemandangan idyllic. Meski terasa seperti dunia terpisah, aksesnya mudah hanya dengan satu jam perjalanan dari Seoul.
Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.
Petite France
Desa bergaya Prancis ini adalah permata tersembunyi di Gapyeong, menawarkan arsitektur warna-warni, taman bunga, dan nuansa Eropa di tengah pedesaan Korea. Dibangun sebagai penghormatan kepada penulis Prancis Saint-Exupéry (penulis “The Little Prince”), tempat ini penuh instalasi seni dan replika karakter buku tersebut. Pengunjung bisa menonton pertunjukan boneka, mencoba kelas kaligrafi Prancis, atau duduk di kafe dengan pemandangan gunung. Kombinasi unik antara budaya Prancis dan Korea menjadikannya lokasi syuting favorit variety show Korea.
Cari tau cara menjelajahi Petite France Korea Selatan dalam sehari di Petite France, Wisata Negeri Dongeng Ala Perancis di Korea Selatan.
Festival Budaya Hwaseong di Suwon
Diadakan di benteng bersejarah Hwaseong—situs warisan dunia UNESCO—festival ini menghidupkan kembali semangat Dinasti Joseon melalui parade tentara, demo artileri tradisional, dan pertunjukan tari rakyat. Pengunjung bisa mencoba aktivitas seperti memanah, menulis kaligrafi, atau membuat bendera tradisional di stan interaktif. Festival biasanya berlangsung awal Juni dan menarik ribuan wisatawan lokal maupun internasional. Suasana meriah dengan lentera warna-warni dan aroma makanan jalanan menjadikannya pengalaman budaya yang menyeluruh.
Gwangjang Market
Salah satu pasar tertua di Seoul ini dikenal sebagai surganya street food Korea, terutama untuk hidangan khas seperti bindaetteok (pancake kacang hijau) dan mayak-gimbap (“nasi gulung narkotika” karena ketagihan). Lebih dari 5.000 kios menjual segalanya: dari tekstil vintage hingga obat herbal tradisional. Suasana paling ramai di malam hari saat lampu-lampu neon menyala dan meja-meja plastik penuh dengan pengunjung yang bersulang soju. Pasar ini juga jadi lokasi syuting banyak acara kuliner seperti “You Quiz on the Block” dan “Street Woman Fighter.”
Hongdae
Kawasan sekitar Universitas Hongik ini adalah pusat kreativitas anak muda Korea, dipenuhi mural warna-warni, kafe tematik, toko indie, dan pertunjukan jalanan yang hidup sepanjang hari. Di siang hari, Anda bisa belanja fashion murah atau souvenir K-pop, sementara malam hari diisi oleh musik live, teater jalanan, dan bar bernuansa artistik. Distrik ini sangat ramah untuk solo traveler maupun rombongan, dengan atmosfer bebas dan energik yang mencerminkan tren budaya pop Korea. Banyak juga studio foto dan pengalaman AR/VR yang menarik bagi pecinta teknologi dan media sosial.
Lihat sejarah Hongdae di Hongdae Street Korea, Pusat Tongkrongan Anak Muda di Seoul.
Semua tempat ini dipilih karena cocok dikunjungi di bulan Juni—masa transisi musim semi ke musim panas, dengan cuaca hangat (20–28°C), langit cerah, dan awal musim bunga summer seperti lavender dan cosmos yang mulai bermekaran. Festival budaya juga mulai aktif, sementara keramaian wisatawan belum mencapai puncaknya seperti di musim gugur.

