Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juli / Musim Panas (Summer) 2026

4 min read

Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juli / Musim Panas (Summer)

Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juli Musim Panas (Summer) 2019

Musim panas di identik dengan cuaca yang panas tentunya. Lain halnya di Korea Selatan, agar melupakan rasa panas yang ada, maka banyak diadakan festival yang menarik dan mengesankan. Suguhan musim panas di pulau khayalan Nami Island juga tak kalah indah, deretan pepohonan yang berjajar rapi berwarna hijau akan menemani liburan musim panasmu di Korea Selatan. So, tunggu apalagi jadikan liburanmu bersama Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Juli / Musim Panas (Summer). Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea summer musim panas! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan Juli : Paket Tour Korea Selatan Juli.

Musim panas di Korea Selatan adalah waktu di mana energi kota berada pada puncaknya. Dari langit biru yang cerah hingga festival budaya yang semarak, setiap sudut Seoul dan sekitarnya menawarkan cerita yang berbeda. Bagi Anda yang merencanakan liburan spektakuler selama 6 hari, panduan ini akan membawa Anda melintasi waktu—dari istana kuno peninggalan dinasti hingga pusat kreativitas anak muda masa kini.


Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate

Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net

>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<

Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?

Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.

Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net

>> Private Tour ke Korea <<

>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<


Berikut adalah rencana perjalanan detail yang dirancang untuk memastikan Anda mendapatkan pengalaman terbaik selama berada di Negeri Ginseng.

Rencana Perjalanan Harian (Itinerary)

Hari 1: Kedatangan & Napas Pertama di Seoul

Fokus: Penyesuaian diri dan kuliner malam.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
07:00–14:35 Penerbangan Perjalanan dari Jakarta (CGK) menuju Incheon (ICN).
14:35–16:00 Transportasi & Check-in Transfer ke pusat kota (Myeongdong) menggunakan AREX dan check-in hotel.
16:00–18:00 Istirahat & Relaksasi Jalan santai di sekitar hotel untuk meregangkan kaki setelah penerbangan.
18:00–20:00 Wisata Kuliner Makan malam di Myeongdong Kyoja dan eksplorasi street food Myeongdong.

Hari 2: Menjelajahi Akar Sejarah Dinasti

Fokus: Budaya tradisional, arsitektur kuno, dan seni.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
09:00–11:10 Gyeongbokgung Palace Menyaksikan upacara pergantian penjaga (pukul 10:00) mengenakan Hanbok.
11:30–12:30 Bukchon Hanok Village Berjalan kaki di antara perumahan tradisional Korea yang estetik.
13:30–15:00 Makan Siang & Insadong Menikmati hidangan tradisional di Sanchon dan berburu kerajinan tangan.
16:00–17:30 Jogyesa Temple Mengunjungi kuil pusat Buddhisme Jogye yang penuh dengan lentera cantik.
18:00–20:00 Malam Budaya Makan malam bertema vegetarian/halal di sekitar kuil atau kembali ke Myeongdong.

Hari 3: Keajaiban Alam di Luar Kota

Fokus: Lanskap ikonik dan suasana pedesaan Eropa.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
08:00–10:00 Perjalanan ke Gapyeong Naik kereta ITX-Cheongchun dari Seoul menuju Stasiun Gapyeong.
10:10–13:00 Nami Island Eksplorasi pulau menggunakan sepeda dan makan siang nasi campur Korea.
13:40–15:30 Petite France Mengunjungi desa bertema Prancis dengan pemandangan bukit yang indah.
17:00–20:00 Kembali ke Seoul Istirahat sejenak atau belanja santai di kawasan Dongdaemun Market.

Hari 4: Seoul Masa Kini – Gaya Hidup & Hiburan

Fokus: Belanja modern, literasi, dan budaya pop.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
10:00–12:30 COEX Mall & Aquarium Mengunjungi Starfield Library dan menjelajahi kehidupan bawah laut.
13:00–14:00 Perjalanan ke Barat Menuju kawasan universitas di Hongdae menggunakan subway Line 2.
14:00–18:30 Hongdae Street Menikmati busking, toko indie, dan mencicipi Bingsu di kafe estetik.
19:00–21:00 Makan Malam Menikmati Korean BBQ atau Kimchi Jjigae di restoran trendi Hongdae.

Hari 5: Sisi Elegan Seoul & Persiapan Pulang

Fokus: Arsitektur unik dan belanja bebas bea.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
10:00–11:30 Deoksugung Palace Istana unik dengan perpaduan gaya Barat dan tradisional Korea.
12:00–16:30 Shopping Akhir Berbelanja di Lotte Duty Free Main Store dan Lotte Mart untuk oleh-oleh.
16:30–18:00 Packing Kembali ke hotel untuk merapikan bagasi sebelum kepulangan esok hari.
18:30–20:30 Farewell Dinner Makan malam perpisahan dengan menu premium seperti Hanwoo (daging sapi Korea).

Hari 6: Perpisahan dengan Negeri Ginseng

Fokus: Efisiensi waktu menuju bandara.

Waktu Aktivitas Detail & Catatan
08:00–09:30 Persiapan Akhir Check-out hotel dan menuju Stasiun Seoul untuk naik AREX ke Incheon.
09:30–11:00 Proses Bandara Imigrasi, klaim tax refund, dan belanja menit terakhir di Duty Free Incheon.
11:00–18:35 Penerbangan Perjalanan pulang dari Incheon (ICN) menuju Jakarta (CGK).

Deskripsi Lengkap Destinasi Wisata

Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung adalah istana utama dari Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395 dan berdiri kokoh sebagai simbol sejarah Korea. Arsitekturnya yang megah, terutama Aula Geunjeongjeon, mencerminkan kejayaan kerajaan masa lalu yang dikelilingi oleh pegunungan indah. Salah satu momen paling dinanti adalah upacara pergantian penjaga kerajaan yang diadakan setiap jam, memberikan nuansa teatrikal yang autentik. Pengunjung yang mengenakan Hanbok (pakaian tradisional) seringkali mendapatkan akses masuk gratis ke area istana ini.

Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.

Bukchon Hanok Village

Terletak di antara dua istana besar, desa ini adalah rumah bagi ratusan rumah tradisional Korea atau hanok. Berjalan di gang-gang sempitnya yang berliku membawa Anda kembali ke era Joseon, dengan atap genteng melengkung dan dinding kayu yang sangat fotogenik. Meskipun merupakan objek wisata populer, kawasan ini tetaplah daerah pemukiman aktif, sehingga pengunjung diminta untuk menjaga ketenangan. Tempat ini adalah spot terbaik untuk mengambil foto dengan latar belakang perumahan kuno dan gedung modern di kejauhan.

Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul

Insadong

Insadong merupakan jantung budaya Seoul di mana tradisi bertemu dengan kreativitas modern. Jalanan utamanya dipenuhi oleh galeri seni, toko barang antik, dan kedai teh tradisional yang menyajikan ramuan herbal autentik. Di sini, Anda bisa menemukan suvenir unik seperti kipas kertas buatan tangan, kaligrafi, hingga kosmetik berbahan alami. Setiap akhir pekan, jalanan ini tertutup bagi kendaraan, menciptakan ruang yang luas bagi pejalan kaki untuk menikmati hiburan jalanan.

Jogyesa Temple

Sebagai pusat dari Buddhisme Jogye di Korea, kuil ini menawarkan kedamaian spiritual di tengah hiruk-pikuk gedung pencakar langit Seoul. Kuil Jogyesa sangat terkenal dengan deretan lentera berwarna-warni yang menghiasi seluruh halaman kuil, menciptakan pemandangan spektakuler terutama saat perayaan hari lahir Buddha. Di area ini juga terdapat pohon zelkova raksasa yang telah berusia ratusan tahun, menambah kesan sakral pada tempat tersebut. Pengunjung dari berbagai latar belakang dipersilakan untuk masuk dan menikmati suasana tenang untuk refleksi diri.

Nami Island (Namiseom)

Pulau berbentuk bulan sabit ini adalah destinasi alam yang paling dicintai, terutama setelah menjadi lokasi syuting drama legendaris “Winter Sonata”. Nami Island menawarkan keindahan vegetasi yang berbeda di setiap musim; pada musim panas, pepohonan hijau yang rimbun memberikan keteduhan yang sempurna bagi pejalan kaki. Pengunjung dapat menyewa sepeda untuk menjelajahi jalur metasequoia yang ikonik atau sekadar duduk bersantai di pinggir sungai. Pulau ini juga dikenal ramah lingkungan karena bebas dari kendaraan bermotor dan penuh dengan instalasi seni kreatif.

Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.

Petite France

Petite France adalah sebuah desa budaya bergaya Prancis yang terletak di perbukitan Gapyeong dengan pemandangan menghadap Danau Cheongpyeong. Bangunan-bangunannya yang dicat dengan warna pastel cerah terinspirasi dari kisah “The Little Prince” karya Antoine de Saint-Exupéry. Selain arsitekturnya yang menawan, tempat ini menawarkan berbagai museum boneka, pertunjukan musik kotak (orgel), dan galeri seni Eropa. Suasananya yang romantis dan ceria menjadikan Petite France destinasi favorit bagi keluarga dan pasangan yang ingin berfoto di sudut-sudut yang unik.

Cari tau cara menjelajahi Petite France Korea Selatan dalam sehari di Petite France, Wisata Negeri Dongeng Ala Perancis di Korea Selatan.

COEX Mall & Aquarium

Terletak di distrik Gangnam yang modern, COEX Mall adalah pusat perbelanjaan bawah tanah terbesar di Asia yang menawarkan segala hal mulai dari fashion kelas dunia hingga teknologi terbaru. Di dalamnya terdapat Starfield Library, sebuah perpustakaan megah dengan rak buku setinggi langit-langit yang telah menjadi ikon media sosial global. Selain belanja, COEX Aquarium menyajikan petualangan bawah laut dengan terowongan kaca yang memungkinkan pengunjung melihat hiu dan berbagai spesies laut lainnya dari dekat. Kompleks ini adalah definisi sempurna dari hiburan perkotaan yang serba ada.

Hongdae (Hongik University Area)

Hongdae adalah pusat kebudayaan anak muda yang dinamis, tempat di mana tren fashion, musik, dan seni jalanan lahir. Kawasan ini selalu hidup dengan energi dari para mahasiswa yang melakukan pertunjukan busking berupa tarian K-Pop atau musik indie di sepanjang jalan. Anda bisa menemukan banyak toko pakaian unik, kafe bertema (seperti kafe hewan atau kafe estetik), serta pasar seni di akhir pekan. Saat matahari terbenam, Hongdae berubah menjadi pusat kehidupan malam dengan restoran dan klub yang melayani pengunjung hingga larut malam.

Lihat sejarah Hongdae di Hongdae Street Korea, Pusat Tongkrongan Anak Muda di Seoul.

Deoksugung Palace

Berbeda dengan istana lainnya, Deoksugung dikenal karena perpaduan unik antara arsitektur tradisional Korea dan bangunan bergaya Neoklasik Barat. Istana ini memiliki taman bergaya Inggris dan gedung batu (Seokjojeon) yang mencerminkan upaya modernisasi Korea di masa lalu. Lokasinya yang tepat di sebelah City Hall menjadikannya sangat mudah diakses oleh wisatawan. Upacara pergantian penjaga di gerbang utama Deoksugung juga merupakan salah satu yang paling populer dan menarik untuk disaksikan secara gratis.

Cari tau lebih lanjut tentang Deoksugung Palace di Deoksugung Palace Seoul, Budaya Yang Masih Terjaga di Korea Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *