Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari September / Musim Gugur (Autumn)
Apakah Anda pernah menyaksikan indahnya nuansa musim gugur di negeri 4 musim? Secara, Indonesia kan hanya ada 2 musim yang bergantian sepanjang tahunnya? Yuk, ikuti Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari September bersama kami! Selain terkenal sebagai salah satu negara berteknologi modern, Korea dengan julukannya ‘negeri ginseng’ ini ternyata juga tetap menjaga dan melestarikan budaya leluhurnya. Tak heran, keragaman budaya di Korea inilah yang menjadi salah satu daya tarik banyaknya wisawatan yang bertandang ke sana dari berbagai penjuru dunia. Lalu, kemana saja destinasi tujuan yang akan dituju? Selain menikmati alam Korea di musim gugur nan memesona ini, Anda akan diajak juga menuju ke beberapa spot populer, modern dan tradisional, serta tentunya kaya sejarah. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea autumn musim gugur! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan September : Paket Tour Korea Selatan September.
Bulan September di Korea Selatan adalah waktu di mana alam mulai berhias. Udara yang sejuk, langit biru yang bersih, serta dedaunan yang mulai berubah warna menjadi gradasi kuning dan oranye menjadikannya waktu favorit bagi para pelancong. Itinerary ini dirancang untuk memberikan keseimbangan sempurna antara wisata sejarah, alam, modernitas, hingga relaksasi bagi segala jenis traveler.
Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate
Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net
>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<
Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?
Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.
Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net
>> Private Tour ke Korea <<
>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<
Jadwal Perjalanan (Itinerary) 7 Hari 6 Malam
| Hari | Waktu | Agenda & Destinasi Wisata | Aktivitas Utama |
| Hari 1 | 09:00 – 11:00 | Tiba di Incheon International Airport | Proses imigrasi & pengambilan bagasi |
| 12:00 – 14:00 | Makan Siang di Myeongdong | Mencicipi kuliner lokal | |
| 14:30 – 16:30 | Gyeongbokgung Palace | Hanbok experience & sejarah | |
| 17:00 – 18:30 | Bukchon Hanok Village | Foto di rumah tradisional | |
| 19:00 – Selesai | Insadong | Belanja souvenir & makan malam | |
| Hari 2 | 08:30 – 11:00 | Perjalanan ke Gapyeong (ITX Train) | Menikmati pemandangan pedesaan |
| 11:30 – 14:30 | Nami Island | Bersepeda & foto di Pine Tree Lane | |
| 15:00 – 16:30 | Petite France | Wisata bertema Prancis | |
| 18:00 – Selesai | Hongdae District | Live busking & belanja fashion anak muda | |
| Hari 3 | 09:00 – 13:00 | Bukhansan National Park | Hiking ringan & meditasi alam |
| 14:30 – 16:30 | Dongdaemun Design Plaza (DDP) | Wisata arsitektur modern | |
| 17:00 – Selesai | Dongdaemun Market | Belanja tekstil & aksesoris | |
| Hari 4 | 08:00 – 10:30 | Menuju Busan via KTX (Kereta Cepat) | Perjalanan lintas kota |
| 11:00 – 13:30 | Gamcheon Culture Village | Menjelajahi mural warna-warni | |
| 14:00 – 16:00 | Jagalchi Fish Market | Makan siang hidangan laut segar | |
| 17:00 – 19:00 | Gwangalli Beach | Menikmati senja & lampu jembatan | |
| 20:00 – Selesai | Kembali ke Seoul via KTX | Perjalanan pulang ke hotel | |
| Hari 5 | 09:00 – 11:30 | Namdaemun Market | Belanja grosir & jajanan pasar |
| 13:00 – 15:00 | Workshop Budaya (Hanji/Kaligrafi) | Belajar kerajinan tangan lokal | |
| 16:00 – 19:00 | Lotte World Tower (SEOUL SKY) | Pemandangan dari gedung tertinggi | |
| 20:00 – Selesai | Makan Malam & Istirahat | Restoran rooftop di area Jamsil | |
| Hari 6 | 09:00 – 11:30 | N Seoul Tower (Namsan) | Pasang gembok cinta & observatorium |
| 13:00 – 15:30 | Starfield Library (COEX) | Berfoto di perpustakaan raksasa | |
| 16:00 – 19:00 | Dragon Hill Spa (Jjimjilbang) | Relaksasi sauna tradisional | |
| 20:00 – Selesai | Farewell Dinner | BBQ Korea bersama rekan perjalanan | |
| Hari 7 | 09:00 – 12:00 | Belanja Last Minute di Myeongdong | Borong kosmetik & masker wajah |
| 13:00 – 15:00 | Menuju Incheon & Chungha Grocery | Beli oleh-oleh makanan ringan | |
| 16:00 – Selesai | Check-in Bandara & Penerbangan | Pulang ke Jakarta |
Pre-Trip Preparation & Recommendations Tour ke Korea Selatan 7 Hari September
- Tiket pesawat internasional (Jakarta–Incheon PP)
- Tiket ITX-Cheongchun (via app Korail)
- Tiket Nami Island & Lotte World Tower (beli online untuk diskon & hindari antre)
- Lapisan ringan (light jacket, cardigan) – suhu 18–25°C
- Payung lipat (musim hujan ringan masih mungkin)
- Sepatu nyaman untuk jalan jauh
- Hanbok portabel (opsional, untuk foto di istana)
- Power bank (stasiun dan mall tersedia, tapi praktis dibawa)
- Kartu SIM lokal atau eSIM (untuk internet stabil)
- Converter plug (Korea menggunakan colokan tipe C/F)
- Uang tunai ₩100,000–₩200,000 (beberapa pasar kecil hanya terima cash)
- Masker wajah (untuk perjalanan udara dan cuaca kering)
- Bahasa: Bahasa Inggris terbatas di tempat umum; gunakan Google Translate offline
- Etika: Jangan makan sambil berjalan di jalur pejalan kaki utama
- Toilet: Umumnya bersih, banyak yang menyediakan bidet elektronik
- Festival Chuseok: Meskipun tanggal utama di akhir September, suasana budaya dan makanan spesial bisa dinikmati sepanjang bulan
Deskripsi Destinasi Wisata Terpilih
Gyeongbokgung Palace
Istana utama Dinasti Joseon ini merupakan mahakarya arsitektur yang melambangkan kemegahan kerajaan Korea di masa lalu. Berdiri sejak tahun 1395, kompleks ini menawarkan pengalaman melihat paviliun yang terapung di atas kolam teratai serta gerbang-gerbang raksasa yang masih berdiri kokoh. Di bulan September, cuaca sejuk membuatnya sangat nyaman untuk berkeliling sambil mengenakan Hanbok. Jangan lewatkan upacara pergantian penjaga istana yang dilakukan secara periodik setiap harinya.
Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.
Bukchon Hanok Village
Terletak di jantung kota namun terasa seperti lorong waktu, Bukchon adalah kawasan di mana rumah tradisional Korea (Hanok) masih dihuni hingga saat ini. Jalanan menanjaknya memberikan perspektif visual yang unik, di mana atap-atap kayu tradisional bersanding dengan latar belakang gedung pencakar langit modern Seoul. Karena ini adalah area residensial, wisatawan diingatkan untuk menjaga ketenangan agar tidak mengganggu privasi warga setempat. Ini adalah spot terbaik untuk mengambil foto estetik dengan nuansa klasik.
Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul
Nami Island
Pulau Nami adalah destinasi alam yang mendunia karena menjadi lokasi utama syuting drama Winter Sonata. Di awal musim gugur, jalur pepohonan metasequoia dan ginkgo mulai berubah warna, menciptakan pemandangan yang sangat romantis dan tenang. Pulau ini sangat ramah keluarga dengan berbagai fasilitas seperti jalur sepeda, area piknik, dan instalasi seni yang tersebar di seluruh pulau. Anda bisa menyeberang ke pulau ini menggunakan feri atau mencoba pengalaman memacu adrenalin dengan zipwire.
Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.
Petite France
Desa bertema Prancis ini dibangun dengan gaya arsitektur khas pedesaan Eropa, lengkap dengan bangunan berwarna pastel dan taman bunga yang indah. Terinspirasi oleh karya sastra The Little Prince, tempat ini menawarkan museum memorabilia, teater boneka, serta galeri seni Prancis. Letaknya yang berada di perbukitan Gapyeong memberikan udara segar dan pemandangan Danau Cheongpyeong dari ketinggian. Destinasi ini sangat digemari oleh pecinta fotografi karena keunikan warnanya yang ceria.
Cari tau cara menjelajahi Petite France Korea Selatan dalam sehari di Petite France, Wisata Negeri Dongeng Ala Perancis di Korea Selatan.
Bukhansan National Park
Bagi mereka yang menyukai petualangan luar ruangan, Bukhansan adalah paru-paru hijau Seoul yang paling populer. Taman nasional ini memiliki puncak-puncak granit yang megah dan kuil-kuil Buddha yang tersembunyi di balik rimbunnya hutan. Hiking di sini pada bulan September memberikan keuntungan berupa suhu udara yang sejuk dan langit yang jernih, sehingga dari puncaknya Anda bisa melihat seluruh lanskap kota Seoul hingga sejauh mata memandang. Terdapat berbagai tingkatan jalur pendakian yang bisa disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing.
Lihat Pemandangan Empat Musim di Bukhansan National Park di Bukhansan National Park Korea Selatan, Surga Pendaki di Jantung Kota Seoul.
Gamcheon Culture Village (Busan)
Sering disebut sebagai “Santorini of Korea”, desa ini merupakan pemukiman yang dibangun di lereng bukit dengan rumah-rumah yang dicat warna-warni. Mural artistik, instalasi patung seperti The Little Prince, dan labirin gang-gang kecil menjadikannya tempat yang sangat menyenangkan untuk dieksplorasi. Desa ini berhasil mengubah kawasan kumuh pasca-perang menjadi ikon wisata seni yang mendunia melalui proyek restorasi budaya. Pastikan Anda mengenakan sepatu yang nyaman karena medan di desa ini cukup banyak menanjak.
Warna warninya memikat siapa saja yang berkunjung disana : Gamcheon Culture Village Busan, Desa Warna-Warni di Korea Selatan.
Jagalchi Fish Market (Busan)
Ini adalah pasar ikan terbesar di Korea Selatan di mana Anda bisa merasakan denyut kehidupan masyarakat maritim Busan. Anda akan menemukan berbagai jenis hasil laut yang tidak lazim dilihat di supermarket biasa, mulai dari berbagai jenis kerang hingga gurita raksasa. Pengalaman yang paling dicari adalah membeli ikan segar di lantai bawah dan membawanya ke restoran di lantai atas untuk dimasak sesuai selera. Aroma laut dan riuhnya suara pedagang memberikan nuansa autentik yang tak terlupakan.
Anda penggemar seafood? jangan lupa mampir kesini : Pasar Jagalchi Busan, Pasar Bagi Penggemar Seafood di Korea Selatan.
Gwangalli Beach (Busan)
Pantai Gwangalli terkenal dengan pasirnya yang halus dan pemandangan Jembatan Gwangan yang ikonik melintasi laut. Di siang hari, pantai ini adalah tempat yang tenang untuk bersantai, namun saat malam tiba, area ini berubah menjadi kawasan hiburan yang hidup dengan lampu-lampu LED jembatan yang spektakuler. Deretan kafe dan restoran di pinggir pantai menawarkan tempat duduk terbaik untuk menikmati senja sambil mencicipi kopi atau hidangan lokal Busan.
Dongdaemun Design Plaza (DDP)
DDP adalah pusat inovasi dan desain di Seoul yang memiliki bentuk bangunan futuristik menyerupai pesawat luar angkasa. Bangunan ini tidak menggunakan pilar pendukung yang terlihat di bagian luar, menciptakan kesan organik dan mengalir sesuai desain Zaha Hadid. Tempat ini sering menjadi pusat acara mode tingkat internasional dan memiliki taman lampu LED yang sangat indah jika dikunjungi pada malam hari. Area ini juga terintegrasi dengan pusat belanja Dongdaemun yang buka hingga larut malam.
Namdaemun Market
Namdaemun adalah pasar tradisional tertua di Korea yang menawarkan pengalaman belanja yang sangat dinamis. Di sini, Anda bisa menemukan segala hal mulai dari perabotan rumah tangga, pakaian, hingga ginseng berkualitas tinggi dengan harga grosir. Lorong-lorong makanannya juga sangat terkenal dengan jajanan khas seperti Hotteok (pancake manis) dan sup mie Kalguksu yang autentik. Pasar ini adalah tempat terbaik untuk berinteraksi langsung dengan warga lokal dalam kegiatan perdagangan harian mereka.
Lotte World Tower & SEOUL SKY
Gedung tertinggi di Korea Selatan ini berdiri tegak setinggi 555 meter dan menawarkan observatorium dengan lantai kaca yang mendebarkan di puncaknya. Dari ketinggian lantai 123, Anda dapat melihat seluruh kota Seoul, pegunungan di sekitarnya, hingga aliran Sungai Han yang membelah kota. Menara ini juga memiliki mal mewah, akuarium, dan hotel bintang lima di dalamnya, menjadikannya destinasi wisata modern yang sangat lengkap.
N Seoul Tower (Namsan)
Terletak di puncak Gunung Namsan, menara ini adalah landmark paling dikenal di Seoul yang menjadi simbol cinta dan persahabatan. Ribuan gembok cinta yang terpasang di pagar teras menara adalah bukti kepopuleran tempat ini bagi pasangan dari seluruh dunia. Untuk mencapainya, Anda bisa menggunakan kereta gantung (cable car) sambil menikmati pemandangan hutan kota yang mulai berubah warna karena musim gugur. Di malam hari, menara ini akan menyala dengan cahaya berwarna-warni sesuai dengan kualitas udara kota.
View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.
Insadong
Insadong adalah kawasan budaya yang menjadi rumah bagi banyak galeri seni, toko kaligrafi, dan kedai teh tradisional Korea. Di sini, Anda bisa menemukan Ssamziegil, sebuah pusat perbelanjaan unik dengan jalan berputar yang menjual kerajinan tangan hasil karya seniman lokal. Insadong adalah tempat yang tepat untuk mencari oleh-oleh bermakna dan mencicipi teh tradisional di dalam bangunan Hanok yang tenang, menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kota modern.
Dragon Hill Spa (Jjimjilbang)
Ini adalah salah satu fasilitas sauna tradisional Korea terbesar di Seoul yang menawarkan relaksasi total bagi tubuh setelah lelah berkeliling. Anda bisa mencoba berbagai ruangan sauna dengan suhu dan bahan berbeda, seperti ruang garam, kayu pinus, hingga ruang oksigen. Budaya jjimjilbang juga mencakup pengalaman mandi air panas, pijat, hingga sekadar tidur siang di lantai kayu yang hangat bersama warga lokal lainnya.
Myeongdong Street
Myeongdong adalah pusat gravitasi bagi para pecinta kosmetik dan fashion di Korea Selatan. Sepanjang jalan ini dipenuhi dengan toko-toko kecantikan ternama yang menawarkan sampel gratis serta produk terbaru yang seringkali belum ada di negara lain. Saat sore hari, jalanan utama Myeongdong akan dipenuhi oleh pedagang kaki lima yang menjual berbagai makanan unik, menjadikannya surga bagi para pecinta street food.
Seperti apa keseruannya? Simak disini yuk Myeongdong Street, Distrik Belanja Sekaligus Tempat Wisata di Seoul.
Chungha Grocery Shop
Toko ini merupakan pusat oleh-oleh khusus bagi wisatawan mancanegara yang menyediakan segala jenis camilan, rumput laut, mi instan, hingga suvenir khas Korea. Keunggulan belanja di sini adalah kemudahan pengemasan barang menggunakan kardus agar aman saat masuk ke bagasi pesawat. Lokasinya yang strategis sebelum menuju bandara menjadikannya perhentian terakhir yang efisien untuk memenuhi daftar belanjaan yang tertinggal.
Oleh-oleh dari Korea Selatan selengkapnya temukan di sini: Chungha Grocery Shop, Pusat Oleh-Oleh di Korea Selatan

