Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari Agustus / Musim Panas (Summer) 2026

7 min read

Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari Agustus / Musim Panas (Summer)

Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari Agustus - Musim Panas (Summer)

Apakah Anda pernah merasakan suasana panas di luar negeri? Kalau belum, atau ingin merasakan kembali pesona alam dan juga destinasi wisatanya, yuk ikuti Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari Agustus bersama kami! Di akhir musim panas atau summer tahun ini, Anda akan diajak untuk mengeksplorasi beragam destinasi wisata populer di Korea Selatan, ada wisata alam, bangunan modern & sejarah, dan juga wisata belanja tentunya. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea summer musim panasDan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan Agustus : Paket Tour Korea Selatan Agustus.

Korea Selatan adalah perpaduan sempurna antara teknologi masa depan dan tradisi masa lalu yang tetap terjaga. Dari hiruk pikuk kota metropolitan Seoul, keindahan pesisir Busan, hingga ketenangan magis Pulau Jeju, setiap sudut menawarkan cerita unik. Bagi Anda yang merencanakan perjalanan pada Agustus, artikel ini adalah panduan lengkap untuk memaksimalkan waktu Anda di Negeri Ginseng.


Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate

Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net

>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<

Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?

Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.

Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net

>> Private Tour ke Korea <<

>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<


Mengapa Agustus? Esensi Musim Panas di Negeri Ginseng

Agustus adalah puncak musim panas di Korea Selatan, waktu di mana energi kota berada di level tertinggi dengan berbagai festival air dan suasana pantai yang hidup. Meskipun cuaca cenderung panas, ini adalah saat yang tepat untuk menikmati kuliner dingin khas Korea dan mengeksplorasi keindahan alam yang hijau royo-royo.

Jadwal Perjalanan Detail (7 Hari 6 Malam)

Berikut adalah rencana perjalanan urut yang dirancang untuk efisiensi waktu dan kenyamanan.

Hari 1: Kedatangan di Seoul – Eksplorasi Malam

Waktu Aktivitas Catatan
15:00–16:00 Tiba di Bandara Incheon & Transfer ke Seoul Perjalanan menggunakan taksi menuju hotel di pusat kota.
16:00–18:00 Check-in Hotel & Istirahat Waktu untuk beradaptasi dengan zona waktu setempat.
18:00–22:00 Wisata Kuliner di Myeongdong Street Menikmati berbagai jajanan jalanan khas Korea.

Hari 2: Eksplorasi Budaya Tradisional & Sejarah

Waktu Aktivitas Catatan
09:00–11:00 Mengunjungi Gyeongbokgung Palace Menyaksikan upacara pergantian penjaga pukul 10:00.
11:30–13:00 Menjelajahi Bukchon Hanok Village Desa tradisional dengan arsitektur rumah Hanok yang asli.
14:00–16:00 Belanja Budaya di Insadong Pusat kerajinan tangan, toko teh, dan barang antik.
17:00–18:00 Relaksasi di Cheonggyecheon Stream Sungai perkotaan yang indah dengan lampu malam.

Hari 3: Ikon Kota & Budaya Pop Korea

Waktu Aktivitas Catatan
09:00–11:00 Pemandangan Kota dari Namsan Seoul Tower Melihat panorama Seoul 360 derajat dan gembok cinta.
12:00–14:00 Dongdaemun Design Plaza (DDP) Mengagumi arsitektur futuristik dan pusat mode.
15:00–21:00 Energi Muda di Hongdae Street Seni jalanan, toko indie, dan pertunjukan musik live.

Hari 4: Perjalanan ke Busan – Pesisir & Desa Seni

Waktu Aktivitas Catatan
08:00–10:30 KTX dari Seoul ke Busan Menggunakan kereta cepat yang nyaman dan efisien.
12:00–13:30 Makan Siang di Jagalchi Market Pasar ikan terbesar di Korea dengan seafood segar.
14:10–16:10 Gamcheon Culture Village Desa penuh warna yang dijuluki “Santorini Korea”.
17:00–20:00 Pantai Haeundae Menikmati suasana pantai dan makan malam di tepi laut.

Hari 5: Perjalanan ke Pulau Jeju – Alam Vulkanik

Waktu Aktivitas Catatan
07:30–08:30 Penerbangan Busan ke Jeju Menggunakan maskapai domestik menuju Pulau Para Dewa.
09:30–12:00 Seongsan Ilchulbong (Sunrise Peak) Mendaki kawah vulkanik yang diakui UNESCO.
14:10–15:40 Jeju Folk Village atau Teddy Bear Museum Mempelajari sejarah adat atau wisata koleksi boneka.
16:30–18:30 Menjelajahi Hallim Park Taman luas dengan gua alam dan kebun botani.

Hari 6: Eksplorasi Jeju Barat – Teh & Seni Modern

Waktu Aktivitas Catatan
09:00–11:00 O’Sulloc Tea Museum Kebun teh hijau yang luas dan menyegarkan mata.
11:30–12:30 Yongduam Rock (Dragon Head Rock) Formasi batu unik berbentuk kepala naga di tepi pantai.
14:00–16:00 Jeju Underground Art Museum Instalasi seni modern di ruang bawah tanah yang artistik.
17:00–19:00 Makan Malam di Hamo Beach BBQ khas Jeju sambil menikmati angin pantai.

Hari 7: Belanja Oleh-oleh & Kepulangan

Waktu Aktivitas Catatan
09:00–10:30 Jeju Orange Farm Memetik jeruk Hallabong dan membeli produk olahannya.
11:00–13:00 Transfer ke Bandara Internasional Jeju Proses check-in dan persiapan terbang ke Jakarta.

Pre-Trip Preparation & Recommendations

Persiapan Penting:

  • Booking Awal:
    • Pesan tiket KTX dan penerbangan domestik minimal 1 bulan sebelumnya via Korail dan Jeju Air.
    • Reservasi hotel dan atraksi populer (seperti Namsan Tower, Jeju Loveland) secara online.
  • Visa:
    • Indonesia bebas visa ke Korea Selatan hingga 90 hari — pastikan paspor berlaku minimal 6 bulan.
  • Aplikasi Wajib:
    • Naver Maps (lebih akurat daripada Google di Korea), KakaoMetro, T-Money (untuk transportasi umum), dan Papago (penerjemah real-time).
  • Uang Tunai & Kartu:
    • Bawa kartu debit/kredit internasional. Meskipun banyak tempat terima kartu, pasar tradisional (Myeongdong, Jagalchi) lebih sering pakai tunai.
    • Isi kartu T-Money di stasiun untuk metro & bus.

Saran Pakaian (Agustus – Musim Panas):

  • Pakaian ringan, breathable (katun/linen)
  • Payung lipat atau jas hujan ringan (musim hujan)
  • Sepatu nyaman untuk jalan jauh
  • Jaket tipis untuk malam hari atau tempat ber-AC
  • Topi & tabir surya (UV tinggi)

Barang yang Direkomendasikan:

  • Adapter listrik (tipe C/F)
  • Power bank
  • Masker (untuk AC atau polusi)
  • Botol minum isi ulang (stasiun punya dispenser air)
  • Camilan halal (jika perlu, meskipun banyak restoran Muslim-friendly di Seoul)

Catatan Tambahan:

  • Bahasa: Bahasa Inggris cukup tersedia di tempat wisata utama, tapi pelafalan Hangul dasar membantu.
  • Etika Kunjungan:
    • Lepas alas kaki saat masuk rumah tradisional atau restoran duduk lantai.
    • Jangan makan sambil berjalan di jalanan (dianggap kurang sopan).
  • Keamanan: Korea sangat aman, tapi waspadai dompet di area ramai seperti Myeongdong.

Deskripsi Destinasi Wisata Utama

Gyeongbokgung Palace

Gyeongbokgung adalah istana terbesar dan paling megah dari Dinasti Joseon, dibangun pada tahun 1395 sebagai simbol kekuasaan kerajaan. Istana ini menampilkan arsitektur tradisional Korea dengan gerbang megah, aula upacara, dan taman yang harmonis. Pengunjung bisa menyaksikan upacara pergantian penjaga setiap hari pukul 10:00 dan 14:00, serta menyewa hanbok untuk masuk gratis. Suasana tenang dan sejarah yang kaya menjadikannya destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin memahami akar budaya Korea.

Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.

Bukchon Hanok Village

Terletak di antara istana Gyeongbokgung dan Changdeokgung, Bukchon Hanok Village adalah permukiman tradisional yang masih dihuni penduduk asli. Ribuan rumah hanok (rumah tradisional Korea) beratap genteng melengkung membentuk labirin jalan sempit yang indah dan fotogenik. Meski menjadi destinasi wisata, kawasan ini tetap menjaga suasana autentik dan ketenangan lingkungan perumahan. Pengunjung disarankan berjalan kaki pelan-pelan dan menghormati privasi warga setempat.

Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul

Insadong

Insadong adalah jantung budaya tradisional Seoul, terkenal dengan toko kerajinan tangan, galeri seni, kedai teh, dan buku antik. Jalan utamanya, Ssamziegil, menawarkan pengalaman belanja unik dengan desain bangunan bertingkat spiral yang artistik. Tempat ini sangat cocok untuk mencari suvenir seperti kipas tangan, pernak-pernik tembikar, atau alat tulis bergaya Korea. Di sini juga banyak restoran yang menyajikan makanan tradisional seperti bibimbap dan jeon (pancake gurih).

Cheonggyecheon Stream

Cheonggyecheon adalah sungai perkotaan sepanjang 5,8 km yang direvitalisasi dari selokan menjadi ruang publik hijau di tengah hiruk-pikuk Seoul. Aliran air jernih dikelilingi jalan pejalan kaki, instalasi seni, dan lampu-lampu dekoratif yang cantik di malam hari. Tempat ini populer untuk bersantai, berjalan kaki, atau sekadar melepas penat dari aktivitas kota. Aksesnya mudah dari Myeongdong, Insadong, dan pusat bisnis Seoul.

Bagaimana susasana duduk-duduk di sepanjang Cheongyecheon, ditemani semilir angin plus gemericik air? Tengok di Cheonggyecheon Stream, Sisi Lain dari Seoul.

Namsan Seoul Tower

Berdiri di puncak Gunung Namsan, menara ikonik ini menawarkan pemandangan panorama 360° seluruh kota Seoul, termasuk Sungai Han dan gedung pencakar langit. Dikenal sebagai simbol cinta, area sekitarnya dipenuhi “love locks” yang digantung pasangan dari seluruh dunia. Menara ini juga memiliki observatorium, restoran berputar, dan pertunjukan lampu malam yang spektakuler. Kunjungan sore hingga malam hari memberikan pengalaman visual paling memukau.

View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.

Dongdaemun Design Plaza (DDP)

Dirancang oleh arsitek ternama Zaha Hadid, DDP adalah landmark futuristik dengan bentuk organik tanpa sudut tajam yang merepresentasikan inovasi desain Korea. Bangunan ini menjadi pusat mode, pameran seni, dan acara budaya, termasuk Seoul Fashion Week. Area sekitarnya ramai hingga dini hari berkat pasar grosir pakaian dan pusat perbelanjaan 24 jam. Arsitektur luar dan pencahayaan LED-nya menjadikannya spot foto favorit turis.

Hongdae

Hongdae adalah distrik seni dan hiburan muda yang hidup, berpusat di sekitar Universitas Seni Hongik. Kawasan ini dipenuhi mural warna-warni, toko indie, kafe unik, dan panggung jalanan yang menampilkan musik, tari, dan teater gratis. Energi kreatifnya menarik seniman, mahasiswa, dan turis yang ingin merasakan denyut budaya pop Korea yang dinamis. Malam hari, Hongdae berubah menjadi pusat kehidupan malam dengan bar, klub, dan food truck.

Lihat sejarah Hongdae di Hongdae Street Korea, Pusat Tongkrongan Anak Muda di Seoul.

Jagalchi Market

Jagalchi adalah pasar ikan segar terbesar di Korea Selatan, terletak di pelabuhan Busan yang sibuk. Di sini, pengunjung bisa memilih ikan, gurita, kepiting, atau cumi langsung dari tangkapan nelayan, lalu meminta pedagang mengolahnya di restoran lantai dua. Suasana pasar sangat hidup, dengan aroma laut, suara lelang, dan interaksi langsung antara pembeli dan penjual. Ini adalah pengalaman kuliner autentik yang tidak boleh dilewatkan pecinta seafood.

Anda penggemar seafood? jangan lupa mampir kesini : Pasar Jagalchi Busan, Pasar Bagi Penggemar Seafood di Korea Selatan.

Gamcheon Culture Village

Dijuluki “Santorini-nya Korea”, Gamcheon adalah desa pegunungan berundak yang dipenuhi rumah-rumah warna-warni dan mural seni di setiap sudut. Awalnya permukiman pengungsi pasca-perang, kini bertransformasi menjadi destinasi seni dan budaya yang mempesona. Jalannya menanjak dan berliku, tetapi setiap tikungan menawarkan sudut foto yang instagrammable. Ada juga toko suvenir kecil yang menjual barang hasil karya warga lokal.

Warna warninya memikat siapa saja yang berkunjung disana : Gamcheon Culture Village Busan, Desa Warna-Warni di Korea Selatan.

Haeundae Beach

Haeundae adalah pantai paling terkenal di Korea Selatan, terletak di Busan dengan latar belakang gedung modern dan gunung hijau. Pasir putihnya landai dan ombaknya relatif tenang, menjadikannya ideal untuk berenang, berjemur, atau sekadar jalan santai. Di musim panas, pantai ini dipenuhi festival, konser pantai, dan food truck yang menyediakan camilan segar. Pemandangan matahari terbenam di Haeundae termasuk yang paling romantis di Korea.

Keindahan lain dari Haeundae Beach, dapat ditemukan di Pantai Haeundae Busan, Destinasi Wisata Terpopuler Musim Panas di Korea Selatan.

Seongsan Ilchulbong (Sunrise Peak)

Seongsan Ilchulbong adalah bekas kawah vulkanik bawah laut yang kini menjadi gunung berbentuk mangkuk raksasa, terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Terkenal sebagai tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit, puncaknya menawarkan pemandangan laut biru dan tebing dramatis. Pendakian melalui tangga cukup menantang, tapi pemandangannya sangat memuaskan. Meski namanya “sunrise”, kunjungan siang hari tetap menawarkan keindahan alam yang luar biasa.

Selain menikmati sunrise, ada aktivitas seru lainnya lho, cek saja di sini Seongsan Sunrise Peak, Menikmati Matahari Terbit di Pulau Jeju.

Jeju Folk Village

Desa adat terbuka ini merekonstruksi kehidupan tradisional masyarakat Jeju pada abad ke-19, lengkap dengan rumah batu lava, lumbung, dan alat pertanian. Pengunjung bisa melihat demonstrasi kerajinan tangan, pertunjukan tari tradisional, dan cara memasak makanan khas pulau. Arsitektur uniknya menggunakan batu vulkanik dan atap jerami, menyesuaikan dengan angin kencang di Jeju. Suasana tenang dan edukatif, cocok untuk keluarga dan pecinta sejarah.

Teddy Bear Museum

Museum ini menampilkan koleksi boneka beruang dari berbagai era, negara, dan tema—mulai dari replika tokoh sejarah hingga karakter kartun. Setiap ruangan dirancang seperti diorama lucu yang menggambarkan kehidupan sehari-hari atau cerita fantasi. Cocok untuk anak-anak, pasangan, atau siapa pun yang ingin bernostalgia masa kecil. Toko suvenirnya menjual boneka beruang eksklusif bergaya Korea.

Nikmati Ribuan Boneka di Jeju Teddy Bear Museum, Lihat di Jeju Teddy Bear Museum, Tempat Wisata Lucu nan Menggemaskan di Korea Selatan.

Hallim Park

Hallim Park adalah taman tropis seluas 300.000 m² di tepi barat laut Jeju, menggabungkan keindahan alam, seni, dan budaya dalam satu lokasi. Taman ini memiliki gua alam, kolam teratai, taman bonsai, dan bahkan teater tradisional untuk pertunjukan. Jalur jalanannya nyaman, dengan pemandangan laut dan formasi batu vulkanik sebagai latar. Fasilitasnya lengkap, termasuk restoran, toilet bersih, dan area istirahat teduh.

O’Sulloc Tea Museum

Terletak di tengah perkebunan teh hijau yang luas, museum ini didirikan oleh merek teh ternama Korea, O’Sulloc. Pengunjung bisa belajar proses pembuatan teh, mencicipi berbagai varian teh hijau, dan menikmati pemandangan perbukitan hijau yang menenangkan. Kafenya menawarkan dessert berbasis teh seperti es krim matcha dan kue teh hijau. Produk teh dan kosmetik teh dijual sebagai oleh-oleh premium khas Jeju.

Yongduam Rock (Dragon Head Rock)

Formasi batu vulkanik ini menyerupai kepala naga yang sedang muncul dari laut, lengkap dengan “tanduk” dan “mata” yang terbentuk alami. Lokasinya di tepi laut timur Jeju, dengan latar belakang Samseonghyeol dan Gunung Hallasan di kejauhan. Mitos lokal mengatakan batu ini dulunya naga yang dihukum karena mencoba mencuri mutiara surgawi. Akses mudah dan gratis, menjadikannya spot singgah yang populer.

Jeju Underground Art Museum

Museum seni modern ini terletak di bawah tanah, memanfaatkan gua alam Jeju untuk menciptakan pengalaman seni imersif yang unik. Instalasi cahaya, proyeksi digital, dan patung kontemporer dipadukan dengan tekstur batu vulkanik asli. Setiap ruangan dirancang untuk memicu rasa penasaran dan refleksi, cocok untuk pecinta seni dan fotografi. Suasana tenang membuat kunjungan terasa sangat eksklusif.

Jeju Orange Farm

Peternakan jeruk ini memungkinkan pengunjung memetik langsung jeruk hallabong—varietas jeruk manis khas Jeju yang hanya tumbuh di pulau ini. Selain kebun, ada toko yang menjual jus segar, selai, permen, sabun, dan kosmetik berbahan jeruk. Aktivitas petik jeruk sangat menyenangkan untuk keluarga dan anak-anak. Produk-produknya menjadi oleh-oleh praktis, ringan, dan sangat ikonik khas Jeju.

Yuk cari tau Sejarah Jeruk Mandarin di Jeju di Mandarin Orange Farm Jeju, Kebun Jeruk Terbaik Untuk Dikunjungi di Korea Selatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *