Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Mei / Musim Semi (Spring) 2026

5 min read

Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Mei / Musim Semi (Spring)

Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Mei Musim Semi (Spring)

Bulan Mei, bulan terakhir di musim semi. Dan katanya jika bulan Mei di Korea Selatan maka akan menemukan banyak festival. Salah satunya di Myeongdong Street, di festival tersebut akan ada banyak kegiatan seperti performance by invited performance troupes from foreign cities, world traditional folk art exhibition, and world food court. Sangat seruu bukan! Pastinya!! Tak hanya itu, festival ini juga menyuguhkan stand makanan dari berbagai negara. Jadi, siapapun bisa lebih mengenal makanan khas dari tiap negara. Jadi, tunggu apa lagi.. jadikan liburanmu bersama Paket Tour ke Korea Selatan 6 Hari 5 Malam Mei / Musim Semi (Spring) yang akan menemani anda untuk menikmati festival menakjubkan di Korea Selatan. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea spring musim semi! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan Mei : Paket Tour Korea Selatan Mei.

Siapa yang tidak bermimpi mengunjungi Korea Selatan saat bunga-bunga bermekaran? Bulan Mei adalah waktu yang ajaib. Udara yang sejuk (sekitar 15–23°C) dan pemandangan kota yang dipenuhi warna-warni bunga azalea menjadikannya momen terbaik untuk menjelajahi Negeri Ginseng.


Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate

Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net

>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<

Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?

Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.

Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net

>> Private Tour ke Korea <<

>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<


Jika Anda berencana melakukan perjalanan singkat namun berkesan, berikut adalah rencana perjalanan (itinerary) 6 Hari 5 Malam yang memadukan sejarah, budaya pop modern, hingga keindahan alam yang romantis.

Itinerary Harian

Hari 1: Kedatangan & Eksplorasi Myeongdong

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
09:00–18:30 Penerbangan Jakarta (CGK) ke Incheon (ICN) – Korean Air KE658 3800 CNY
18:30–19:30 Transportasi Taksi Incheon ke Hotel Gracia Myeongdong 100.000 KRW
19:30–20:00 Check-in Istirahat sejenak di hotel
20:00–21:30 Kuliner Makan malam di Myeongdong Night Market 20.000 KRW

Hari 2: Jejak Sejarah & Budaya Tradisional

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
09:30–11:30 Istana Gyeongbokgung Saksikan parade prajurit (11:00) & Sewa Hanbok 3.000 KRW
11:30–12:00 Transportasi Jalan kaki menuju Bukchon Hanok Village Gratis
12:00–13:30 Desa Hanok Bukchon Eksplorasi rumah tradisional Korea Gratis
13:30–14:00 Makan Siang Restoran Vegetarian Sanchon (Dekat Insadong) 35.000 KRW
14:00–16:00 Insadong Belanja suvenir, teh tradisional, dan galeri seni Belanja
16:00–16:30 Transportasi Subway kembali ke Myeongdong 2.000 KRW

Hari 3: Modernitas Seoul & City View

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
09:30–11:30 Pasar Gwangjang Kuliner: Mayak Gimbap & Bindaetteok 15.000 KRW
11:30–12:00 Transportasi Taksi menuju Dongdaemun Design Plaza (DDP) 6.000 KRW
12:00–14:00 DDP Foto arsitektur futuristik karya Zaha Hadid Gratis
14:00–16:40 Lotte World Tower Observatorium Seoul Sky (Lantai 117-123) 21.000 KRW
17:30–19:30 Hongdae Kawasan anak muda, musik live, dan fashion 25.000 KRW
19:30–20:00 Transportasi Subway kembali ke hotel 1.300 KRW

Hari 4: Pulau Nami & Petite France (Alam & Romansa)

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
07:30–09:20 Transportasi Kereta KTX/Subway ke Stasiun Gapyeong 10.000 KRW
09:40–12:40 Pulau Nami Bersepeda & jalan santai di jalur pinus 44.000 KRW
12:40–13:00 Makan Siang Sup Ayam Ginseng di area Pulau Nami 30.000 KRW
13:20–15:20 Petite France Desa wisata bergaya Prancis (Little Prince) 12.000 KRW
15:40–16:20 Transportasi Kereta ITX-Cheongchun kembali ke Seoul 5.000 KRW
18:00–20:00 Makan Malam Kuliner BBQ atau Seafood di Myeongdong 30.000 KRW

Hari 5: Workshop & Malam Romantis di N Seoul Tower

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
09:20–11:30 Workshop Budaya Kelas membuat Kimchi atau Hanji di Insadong 15.000 KRW
12:00–14:00 Shopping Belanja kosmetik & oleh-oleh di Myeongdong 200.000 KRW
14:20–16:25 N Seoul Tower Naik Cable Car & melihat Gembok Cinta 33.000 KRW
18:00–20:00 Special Dinner Makan malam di N Grill (Restoran Berputar) 80.000 KRW
20:00–20:30 Transportasi Turun dengan Cable Car & Subway ke hotel 14.000 KRW

Hari 6: Persiapan Pulang & Keberangkatan

Waktu Aktivitas Detail Biaya (Est.)
09:00–10:30 Shopping Lotte/Shinsegae Department Store (Oleh-oleh) 150.000 KRW
10:30–11:30 Makan Siang Food Court Mall (Ramyeon/Bibimbap) 20.000 KRW
11:30–12:30 Transportasi Taksi menuju Bandara Incheon 100.000 KRW
19:00–23:30 Penerbangan Incheon (ICN) ke Jakarta (CGK) – Asiana OZ734 3600 CNY

Ringkasan Biaya (Per Orang)

Kategori Detail Pengeluaran Total (CNY)
Penerbangan Tiket Pesawat PP (Fixed) 7.400 CNY
Akomodasi Hotel Gracia Myeongdong (5 Malam) 2.100 CNY
Atraksi Tiket Masuk & Workshop ~780 CNY
Makan Konsumsi Selama 6 Hari ~1.725 CNY
Transportasi Taksi & Transportasi Lokal ~1.435 CNY
ESTIMASI TOTAL 13.440 CNY

Pre-Trip Preparation & Recommendations

Booking yang Disarankan

  • Tiket Pesawat: Sudah dipesan (KE658 & OZ734).

  • Atraksi: Pesan tiket Nami Island, Lotte World Tower, N Seoul Tower, dan Workshop Kimchi minimal 1 minggu sebelumnya.

  • Transportasi: Unduh Naver Maps atau KakaoMap. Beli kartu T-Money.

Saran Pakaian & Barang Bawaan

  • Pakaian: Jaket tipis/cardigan untuk suhu 15–23°C, alas kaki nyaman, dan payung lipat.

  • Elektronik: Adapter tipe C/F (220V) dan power bank.

  • Lain-lain: Masker, hand sanitizer, uang tunai KRW untuk pasar tradisional.

Catatan Penting

  • Bahasa: Siapkan aplikasi penerjemah (Google Translate).

  • Internet: Sewa pocket WiFi atau gunakan eSIM (Airalo).

  • Etika: Jaga kebersihan dan hormati privasi di area perumahan seperti Bukchon.

Trip Overview

  • Total Durasi: 6 hari 5 malam

  • Destinasi Utama: Seoul (Myeongdong, Gyeongbokgung, DDP, dll) & Gapyeong (Nami Island, Petite France).

  • Akomodasi: Hotel Gracia Myeongdong (5 malam).

  • Total Anggaran: 13.440 CNY.

Deskripsi Tempat Wisata

Istana Gyeongbokgung

Istana Gyeongbokgung adalah istana utama Dinasti Joseon dan simbol kejayaan sejarah Korea Selatan. Dibangun pada tahun 1395, kompleks ini menampilkan arsitektur tradisional Korea yang megah dengan paviliun, gerbang, dan taman yang harmonis. Pengunjung bisa menyewa hanbok untuk masuk gratis dan menyaksikan upacara pergantian penjaga yang dramatis setiap jam. Suasana tenang dan latar belakang Gunung Bugaksan menjadikannya tempat ideal untuk memahami akar budaya Korea.

Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.

Desa Hanok Bukchon

Terletak di antara Istana Gyeongbokgung dan Kuil Jogyesa, Bukchon Hanok Village adalah permukiman bersejarah yang dipenuhi rumah tradisional Korea bernama hanok. Jalanan berliku dan atap genteng berwarna hangat menciptakan suasana seperti kembali ke masa lalu. Meski merupakan area hunian, banyak hanok yang kini berfungsi sebagai galeri seni, kafe, atau penginapan budaya. Pengunjung diimbau berjalan tenang dan menghormati privasi warga setempat.

Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul

Insadong

Insadong adalah jantung budaya Seoul yang memadukan tradisi dan kreativitas modern dalam satu kawasan pejalan kaki. Di sini, Anda bisa menemukan toko kerajinan tangan, galeri kaligrafi, toko teh tradisional, serta suvenir unik seperti kipas kertas hanji atau alat makan kayu. Setiap akhir pekan, jalan utama ditutup untuk kendaraan, memungkinkan pengunjung menikmati pertunjukan jalanan dan pameran seni langsung. Tempat ini sempurna untuk mencari oleh-oleh autentik yang mencerminkan jati diri Korea.

Pasar Gwangjang

Sebagai salah satu pasar tertua di Korea (berdiri sejak 1905), Pasar Gwangjang adalah surga kuliner jalanan dan tekstil tradisional. Aromanya yang khas dan keramaian penjual menciptakan pengalaman sensorik yang autentik. Pengunjung wajib mencoba bindaetteok (pancake kacang hijau), mayak gimbap (nasi gulung “narkotika” yang bikin ketagihan), dan tteokbokki pedas. Selain makanan, pasar ini juga menjual kain hanbok, aksesori, dan barang vintage dengan harga terjangkau.

Dongdaemun Design Plaza (DDP)

Dirancang oleh arsitek legendaris Zaha Hadid, DDP adalah landmark futuristik yang menjadi pusat mode, desain, dan inovasi di Seoul. Bangunan berbentuk melingkar ini menampilkan eksterior metalik yang memantulkan cahaya dan interior minimalis nan modern. Di dalamnya terdapat pameran seni, toko desainer muda, bioskop, dan taman rooftop dengan pemandangan kota. Malam hari, DDP dihiasi lampu LED yang menjadikannya salah satu spot foto paling ikonik di ibu kota.

Lotte World Tower (SEOUL Sky)

Menjulang setinggi 555 meter, Lotte World Tower adalah gedung tertinggi di Korea Selatan dan salah satu yang tertinggi di dunia. Observatorium “SEOUL Sky” di lantai 117–123 menawarkan pemandangan 360 derajat atas Seoul, Gunung Bukhan, hingga Sungai Han. Pengunjung bisa berjalan di lantai kaca transparan atau menikmati kopi di kafe tertinggi di Korea. Kunjungan terbaik adalah saat senja, ketika langit berubah dari jingga ke ungu dan lampu kota mulai menyala.

Hongdae

Hongdae adalah kawasan kreatif di sekitar Universitas Seni Hongik yang dikenal sebagai pusat budaya pemuda, seni jalanan, dan musik independen. Di sini, Anda akan menemukan mural warna-warni, pertunjukan dansa spontan, dan toko-toko unik yang menjual fashion eksetrik atau aksesori buatan tangan. Suasananya energik siang hari dan semarak hingga larut malam dengan kafe tematik, bar, dan food truck. Hongdae sangat cocok untuk traveler muda, pasangan, atau siapa pun yang ingin merasakan denyut budaya pop Korea secara langsung.

Lihat sejarah Hongdae di Hongdae Street Korea, Pusat Tongkrongan Anak Muda di Seoul.

Pulau Nami

Pulau Nami adalah destinasi alam setengah hari yang terkenal lewat drama Winter Sonata, terletak di tengah Sungai Han dengan bentuk setengah bulan. Di bulan Mei, pulau ini diselimuti bunga azalea, magnolia, dan pepohonan rindang yang hijau segar, menciptakan suasana romantis dan damai. Pengunjung bisa bersepeda santai, berjalan di jalur berpohon metasequoia, atau berfoto di taman bunga musiman. Karena keindahannya yang seperti dunia dongeng, Nami Island cocok untuk semua jenis traveler — dari keluarga hingga solo backpacker.

Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.

Petite France

Petite France adalah desa budaya bergaya Prancis yang menampilkan rumah-rumah berwarna pastel, taman bunga, dan instalasi seni yang terinspirasi dari karya penulis Antoine de Saint-Exupéry. Terletak di kaki Gunung Cheongpyeong, tempat ini menggabungkan estetika Eropa dengan sentuhan budaya Korea. Pengunjung bisa menonton pertunjukan boneka, mengunjungi museum kecil, atau sekadar duduk di balkon sambil menikmati pemandangan lembah. Suasananya sangat fotogenik dan memberikan nuansa liburan Eropa tanpa harus meninggalkan Korea.

Cari tau cara menjelajahi Petite France Korea Selatan dalam sehari di Petite France, Wisata Negeri Dongeng Ala Perancis di Korea Selatan.

N Seoul Tower

Terletak di puncak Gunung Namsan, N Seoul Tower adalah ikon kota Seoul yang menawarkan pemandangan spektakuler dari ketinggian 236 meter. Menara ini terkenal sebagai simbol cinta, dengan pagar penuh gembok yang dikunci oleh pasangan dari seluruh dunia. Di dalamnya terdapat observatorium, restoran berputar, serta kafe dengan jendela panorama. Di malam hari, cahaya lampu kota menjadikan Namsan salah satu spot terbaik untuk menutup perjalanan dengan kesan tak terlupakan.

View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *