Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari November / Musim Gugur (Autumn) 2025
Pemandangan musim gugur akan berlangsung hingga pertengahan November. Korea Selatan, menjadi salah satu negeri 4 musim yang juga mendapatkan momen cantik ini. Apakah Anda sudah punya rencana berlibur bulan November ini? Yuk, ikuti Paket Tour ke Korea Selatan 7 Hari November bersama kami! Pesona alam musim gugur nan memesona bisa Anda temui di berbagai penjuru, Anda juga akan diajak untuk menelusuri beragam sudut alam, bangunan bersejarah, dan juga wisata ke beberapa spot perbelanjaan ternama di Korea. Segera booking tiketnya dan nikmati obyek wisata menarik di Korea bersama team tourkekorea.net dengan paket tour ke Korea autumn musim gugur! Dan kami juga punya banyak pilihan paket tour ke Korea Selatan bulan November : Paket Tour Korea Selatan November 2025.
Musim gugur di Korea Selatan, khususnya pada awal November, adalah momen magis yang menghadirkan kanvas warna emas, oranye, dan merah. Kami telah merancang panduan perjalanan 7 hari yang sempurna bagi keluarga multigenerasi—termasuk lansia dan anak-anak—yang beranjak dari Jakarta. Itinerary ini mengedepankan kenyamanan, aksesibilitas, dan keseimbangan antara eksplorasi budaya, alam, dan kuliner, memastikan setiap anggota keluarga membawa pulang kenangan tak terlupakan.
Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate
Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net
>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<
Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?
Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.
Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net
>> Private Tour ke Korea <<
>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<
Periode Terbaik: 4–10 November 2025
Fokus Perjalanan: Keseimbangan antara aktivitas dan waktu istirahat, ramah lansia & anak.
Cuaca Musiman: Akhir musim gugur (suhu 5–15°C) dengan puncak warna daun gugur.
Ringkasan Perjalanan & Logistik
| Kategori | Detail Logistik |
| Maskapai Pilihan | Garuda Indonesia / Korean Air (Penerbangan langsung Jakarta–Seoul) |
| Akomodasi | Hotel strategis di pusat kota Seoul (Myeongdong atau Insadong) |
| Transportasi Lokal | Kombinasi Taksi, Subway, dan Shuttle Bus (Memastikan aksesibilitas yang baik) |
| Fokus Utama | Alam Musim Gugur, Budaya Tradisional, Kuliner Lokal, dan Belanja Kosmetik |
Itinerary Rinci 7 Hari di Korea Selatan
Hari 1 (4 November 2025): Kedatangan di Seoul & Kehangatan Myeongdong
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 18:00 (4 Nov) | Berangkat dari Jakarta | Ambil penerbangan langsung (Contoh: Korean Air KE438) |
| 03:00 (5 Nov) | Tiba di Bandara Incheon (ICN) | Proses imigrasi, ambil bagasi, tukar uang, siapkan T-money Card. |
| 06:00–07:30 | Transfer ke Hotel Myeongdong | Gunakan AREX Express atau taksi resmi untuk kenyamanan. |
| 07:30–09:00 | Sarapan & Titip Koper | Sarapan di kafe dekat hotel sambil menunggu waktu check-in. |
| 09:00–12:00 | Jalan Santai Myeongdong Street | Cicipi camilan hangat musim gugur seperti hotteok dan bungeoppang. |
| 12:00–13:30 | Makan Siang | Nikmati hidangan hangat Myeongdong Kyoja (mie kalguksu). |
| 13:30–16:00 | Istirahat Siang Wajib | Waktu penting untuk lansia dan anak-anak memulihkan tenaga pasca-penerbangan. |
| 16:30–19:00 | Sore Hari di Namsan Park | Jalan sore ringan hanya di area taman bawah (hindari menara dulu). |
| 19:30 | Makan Malam & Istirahat | Makan malam santai di restoran keluarga dekat hotel. |
| Menginap | Skypark Hotel Myeongdong Centre atau setara. |
Hari 2 (5 November 2025): Eksplorasi Budaya dan Sejarah
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 08:30–09:00 | Sarapan di Hotel | |
| 09:30–11:30 | Kunjungi Istana Gyeongbokgung | Saksikan upacara pergantian penjaga (pukul 10:00). Sewa Hanbok untuk masuk gratis! |
| 11:30–13:00 | Eksplorasi Bukchon Hanok Village | Foto di gang tradisional, pilih rute yang landai untuk kenyamanan lansia. |
| 13:00–14:30 | Makan Siang di Insadong | Rekomendasi: Sanchon (restoran vegetarian Korea dalam rumah hanok). |
| 14:30–16:30 | Belanja Souvenir Insadong | Temukan kerajinan tangan, teh Korea, dan kertas hanji tradisional. |
| 16:30–18:30 | Waktu Bebas & Istirahat | Kembali ke hotel untuk bersiap-siap makan malam. |
| 18:30 | Makan Malam | Coba Korean BBQ keluarga (misal: Maple Tree House). |
| Menginap | Hotel yang sama di Myeongdong. |
Hari 3 (6 November 2025): Nami Island – Puncak Keindahan Musim Gugur
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 07:30 | Sarapan Awal | Siapkan bekal ringan untuk perjalanan. |
| 08:00–10:15 | Perjalanan ke Nami Island | Naik kereta ITX-Cheongchun ke Gapyeong (reservasi disarankan), dilanjutkan shuttle bus dan ferry 10 menit. |
| 10:30–14:00 | Jelajahi Nami Island | Nikmati jalur metasequoia, ginkgo, dan maple yang berwarna-warni. |
| 12:00 | Makan Siang Santai di Pulau | Kafe pulau menyediakan sup hangat dan sandwich. |
| 14:00–16:00 | Kembali ke Seoul | Ikuti rute yang sama. |
| 16:00 | Waktu Istirahat di Hotel | |
| 18:30 | Makan Malam Myeongdong Street Food | Cobalah pengalaman kuliner jalanan malam (tteokbokki, odeng, cheese lobster). |
| Tips Khusus | Sewa stroller/kursi roda gratis di Nami Island. Jalurnya rata dan bebas kendaraan. |
Hari 4 (7 November 2025): Seoul Modern & Pusat Perbelanjaan
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 09:00 | Sarapan di Hotel | |
| 10:00–12:00 | Lotte World Mall & Seokchon Lake | Jalan-jalan di tepi danau yang dipenuhi pohon ginkgo emas. Mall menyediakan zona souvenir premium. |
| 12:00–13:30 | Makan Siang | Food court atau restoran tradisional Korea di dalam mall. |
| 14:00–16:00 | Berburu Oleh-oleh di Namdaemun Market | Pasar tradisional tertua di Korea. Cocok untuk membeli ginseng, kimchi siap bawa, dan pernak-pernik murah. |
| 16:30 | Waktu Bebas & Kembali ke Hotel | |
| 18:00 | Makan Malam | Hangatkan diri dengan sup ayam ginseng (Jinokhwa Halmeoni Wonjo Dakhanmari). |
Hari 5 (8 November 2025): Pemandangan Kota dari Namsan
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 09:00 | Sarapan di Hotel | |
| 10:00–12:30 | Namsan Seoul Tower | Naik Namsan Cable Car (lebih nyaman daripada jalan kaki). Nikmati pemandangan observatorium dan kunci cinta. |
| 12:30–13:30 | Makan Siang di Menara | Pilihan restoran terbatas, namun menyajikan pemandangan kota yang spektakuler. |
| 14:00–16:30 | Istirahat Panjang & Relaksasi | Sediakan waktu istirahat yang cukup di hotel, terutama setelah aktivitas di ketinggian. |
| 16:30–18:00 | Belanja Kosmetik di Myeongdong | Kunjungi toko seperti Innisfree, Etude House, atau Olive Young. |
| 18:00 | Makan Malam | Nikmati seafood pancake dan kimchi jjigae di restoran street Myeongdong. |
| 19:30 | Suasana Malam Myeongdong | Nikmati keramaian dan lampu malam yang terang benderang. |
Hari 6 (9 November 2025): Keindahan Alam dan Waktu Bebas
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 09:00 | Sarapan di Hotel | |
| 10:00–12:00 | Kunjungi Seoul Forest | Jalan santai di antara pohon gugur, lihat rusa, dan berfoto di jembatan ginkgo. |
| 12:00–13:30 | Makan Siang | Cicipi kafe dekat Seoul Forest (misal: Cafe Layered). |
| 14:00–16:00 | Waktu Bebas Pilihan | Opsi 1: Belanja akhir di Myeongdong. Opsi 2: Kunjungi COEX Mall & Starfield Library (perpustakaan publik terbuka yang ikonik). |
| 16:30 | Kembali ke Hotel & Packing | |
| 18:30 | Makan Malam Perpisahan | Jelajahi Gwangjang Market untuk hidangan autentik (mayak gimbap & bindaetteok). |
Hari 7 (10 November 2025): Kepulangan ke Jakarta
| Waktu | Aktivitas Utama | Keterangan & Tips Keluarga |
| 07:00 | Sarapan di Hotel / Kafe | |
| 08:00 | Check-out Hotel | |
| 08:30 | Transfer ke Bandara Incheon (ICN) | Perjalanan ±70 menit. Pastikan tiba 3 jam sebelum jadwal penerbangan. |
| 12:30 | Penerbangan Pulang ke Jakarta | (Contoh: Garuda Indonesia GA879) |
| 17:55 | Tiba di Jakarta | Perjalanan indah selesai. |
Catatan Musiman, Kuliner, & Belanja November
| Kategori | Detail Informasi |
| Musim & Cuaca | Akhir musim gugur, suhu sejuk (5–15°C), langit cerah. Puncak warna daun gugur terjadi di awal November. |
| Festival yang Relevan | Seoul Lantern Festival (di Cheonggyecheon Stream – cek jadwal resmi), Seoul Forest Autumn Market (pasar musiman akhir pekan). |
| Kuliner Musim Gugur Wajib Coba | Hotteok (pancake manis hangat), Jeon (pancake gurih), Sundubu-jjigae (sup tahu pedas), Dakgangjeong (ayam goreng manis renyah). |
| Tempat Belanja Souvenir Terbaik | Insadong (Teh Korea, hanji), Myeongdong (Kosmetik), Namdaemun Market (Ginseng, Kimchi Instan), Olive Young (Skincare diskon). |
Destinasi Wisata Pilihan Keluarga
1. Myeongdong
Myeongdong adalah kawasan perbelanjaan dan kuliner paling terkenal di Seoul, dipenuhi toko kosmetik, butik, dan ratusan stan makanan jalanan yang buka sepanjang hari hingga malam. Pada November, suasana di sini terasa hangat berkat lampu-lampu jalan, uap dari makanan panas seperti hotteok dan tteokbokki, serta keramaian yang menyenangkan namun teratur. Trotoarnya lebar, rata, dan dilengkapi banyak tempat duduk, membuatnya nyaman untuk lansia dan anak-anak yang perlu istirahat. Toko-toko seperti Innisfree, Etude House, dan Olive Young menawarkan diskon khusus wisatawan dan staf yang ramah. Area ini juga sangat strategis, hanya beberapa menit berjalan kaki dari stasiun subway dan hotel-hotel utama di pusat kota.
Seperti apa keseruannya? Simak disini yuk Myeongdong Street, Distrik Belanja Sekaligus Tempat Wisata di Seoul.
2. Istana Gyeongbokgung
Istana Gyeongbokgung adalah istana utama Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395 dan menjadi simbol sejarah serta kejayaan budaya Korea kuno. Kompleksnya luas namun permukaannya rata dengan jalur pejalan kaki berbatu halus, memungkinkan lansia dan keluarga dengan stroller berkeliling dengan nyaman. Setiap jam, pengunjung dapat menyaksikan upacara pergantian penjaga kerajaan di Gerbang Gwanghwamun—pertunjukan budaya yang menarik bagi segala usia. Memakai hanbok (pakaian tradisional) memberikan akses masuk gratis, dan banyak toko di sekitar menyediakan penyewaan dengan ukuran untuk bayi hingga lansia. Fasilitas seperti toilet bersih, peta multibahasa, dan area teduh tersedia di berbagai titik di dalam istana.
Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.
3. Desa Hanok Bukchon
Desa Hanok Bukchon adalah permukiman bersejarah yang dipenuhi ratusan rumah tradisional Korea (hanok) dengan atap genteng melengkung dan dinding putih bersih yang mempertahankan arsitektur abad ke-14. Terletak di antara dua istana kerajaan, desa ini menawarkan suasana tenang yang kontras dengan hiruk-pikuk kota, terutama indah di bulan November ketika daun-daun gugur menghiasi gang-gang sempit. Meski beberapa jalannya berbukit, rute utama seperti Bukchon-ro 11-gil cukup landai dan aman untuk lansia serta anak kecil. Banyak galeri seni kecil, kafe tradisional, dan toko kerajinan tangan yang memungkinkan keluarga beristirahat sambil belajar budaya Korea. Pengunjung diimbau menjaga ketenangan karena masih merupakan area permukiman aktif.
Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul
4. Nami Island
Nami Island adalah pulau setengah bulan di Sungai Han yang terkenal lewat drama “Winter Sonata” dan kini menjadi destinasi wajib untuk menikmati keindahan alam musim gugur. Di awal November, pulau ini dipenuhi lebih dari 200.000 pohon metasequoia, gingko, dan maple yang berubah menjadi oranye, merah, dan emas, menciptakan pemandangan luar biasa. Jalur pejalan kakinya sangat rata, bebas kendaraan, dan melingkar sepanjang 2–3 km—ideal untuk keluarga yang ingin jalan santai selama 2–3 jam. Tersedia kursi roda gratis, area istirahat beratap, dan kafe yang menyajikan kopi hangat serta camilan lokal. Aksesnya mudah dari Seoul dengan kombinasi kereta ke Gapyeong lalu ferry singkat, dan semua transportasi umumnya bersih serta terjadwal.
Masih banyak keindahan lainnya di Nami Island, dan semuanya bisa ditemukan di Nami Island Korea Selatan, Pulau Wisata Indah Nan Romantis di Seoul.
5. Insadong
Insadong adalah kawasan budaya tradisional Seoul yang menawarkan pengalaman autentik melalui toko kerajinan tangan, galeri seni, toko teh, dan restoran dalam bangunan hanok. Jalan utamanya sering ditutup untuk kendaraan pada akhir pekan, menciptakan ruang aman bagi keluarga untuk berjalan santai sambil menikmati suasana zaman Joseon. Di bulan November, daun-daun kering perlahan berguguran di sepanjang gang, menambah nuansa puitis yang tenang dan damai. Toko-toko di sini menjual souvenir bermakna seperti kipas kaligrafi, kotak kayu ukir, teh Korea, dan kertas hanji—oleh-oleh yang tidak ditemukan di pusat perbelanjaan modern. Restoran seperti Sanchon menyajikan masakan vegetarian Korea dalam setting tradisional yang hangat dan ramah keluarga.
6. Lotte World Mall & Seokchon Lake
Lotte World Mall di Jamsil adalah kompleks perbelanjaan modern yang menggabungkan mal mewah, bioskop, akuarium, dan pusat oleh-oleh Korea dalam satu atap. Di lantai khusus “Korea Souvenir Zone”, pengunjung bisa menemukan produk premium seperti teh O’Sulloc, kosmetik organik, dan replika hanbok mini dalam suasana ber-AC yang nyaman. Mall ini terhubung langsung dengan Seokchon Lake, yang pada November dipenuhi pohon ginkgo berwarna emas—salah satu spot foto terbaik di Seoul. Area danau memiliki jalur datar sepanjang 2 km, lengkap dengan bangku, taman bermain, dan kafe tepi air. Transportasi ke sini sangat mudah lewat Stasiun Jamsil (Line 2 & 8), dan tersedia lift serta toilet ramah lansia di seluruh area.
Yuk nikmati keindahan tempat ini di Menikmati Pesona Seokchon Lake Park Korea Selatan, Destinasi Romantis Sepanjang Tahun di Seoul.
7. Namdaemun Market
Namdaemun Market adalah pasar tradisional tertua di Korea, beroperasi sejak abad ke-15 dan buka hingga dini hari, menjual segala sesuatu dari bahan makanan hingga pakaian dan suvenir. Di bulan November, suasana di dalam gang-gang beratapnya terasa hangat berkat aroma makanan panas seperti kalguksu, mandu, dan sup ginseng yang dijual di warung pinggir jalan. Pasar ini relatif datar dan mudah dijelajahi, meski ramai—disarankan datang pagi atau sore untuk hindari keramaian ekstrem. Banyak pedagang yang bisa berkomunikasi dasar dalam bahasa Inggris dan menerima kartu kredit, memudahkan transaksi bagi wisatawan. Ini tempat ideal untuk membeli oleh-oleh autentik seperti kimchi instan, ginseng merah, dan peralatan rumah tangga Korea dengan harga terjangkau.
8. Namsan Seoul Tower
Namsan Seoul Tower adalah ikon modern Seoul yang terletak di puncak Gunung Namsan, menawarkan pemandangan 360 derajat seluruh kota dari ketinggian 236 meter. Pada November, taman di sekitarnya dihiasi warna emas dan merah dari daun gugur, menciptakan latar belakang fotogenik untuk seluruh keluarga. Pengunjung dapat mencapai menara dengan Namsan Cable Car—opsi yang sangat nyaman bagi lansia dan anak kecil yang tidak ingin mendaki. Di dalam menara terdapat observatorium, kafe berpemandangan, dan area foto interaktif yang menyenangkan untuk semua usia. Fasilitasnya sangat ramah keluarga, termasuk lift, toilet bersih, dan petunjuk arah dalam berbagai bahasa.
View Seoul pun bisa kamu nikmati dari Namsan Tower, untuk pergi ke sana baca di sini: N Seoul Tower, Tempat Wisata Sekaligus Icon di Korea.
9. Seoul Forest
Seoul Forest adalah taman kota modern di distrik Seongdong-gu yang menggabungkan elemen alam, seni, dan budaya dalam ruang hijau seluas 34 hektar. Di awal November, taman ini menjadi salah satu tempat terbaik di Seoul untuk menikmati fall foliage dengan ribuan pohon ginkgo dan metasequoia yang berubah warna. Jalurnya datar, rindang, dan dilengkapi banyak bangku, area bermain anak, serta zona taman rusa yang aman untuk didekati. Taman ini sering mengadakan pasar musiman dan pertunjukan seni gratis di akhir pekan—menarik bagi semua generasi. Aksesnya mudah via Stasiun Ttukseom (Line 2), dan pintu masuknya gratis dengan fasilitas ramah lansia.
Lihat keajaiban tiap musim tempat ini di Menjelajahi Seoul Forest Park Korea Selatan, Surga Tersembunyi di Jantung Kota.
10. Gwangjang Market
Gwangjang Market adalah salah satu pasar tradisional tertua di Seoul (berdiri sejak 1905) yang terkenal sebagai surganya makanan jalanan Korea autentik. Di sini, keluarga bisa mencicipi hidangan ikonik seperti bindaetteok (pancake kacang hijau), mayak gimbap, dan sundae (sosis darah) dalam suasana lokal yang hidup. Meski ramai, lorong-lorongnya cukup lebar dan rata, memungkinkan lansia berjalan dengan nyaman jika tidak terlalu sibuk. Banyak pedagang generasi kedua atau ketiga yang ramah dan senang menjelaskan makanan kepada wisatawan asing. Pasar ini juga menjual kain tradisional hanbok dan aksesori, cocok untuk mencari oleh-oleh unik dengan harga terjangkau.

