Paket Tour Ke Korea Natal, Kemeriahan Natal Di Seoul
Natal di Korea Selatan itu kental dengan suasana yang romantis dan seringkali dengan bayangan lampu-lampu natal, pemandangan salju, hadiah, dan cuaca yang dingin tentu cocok untuk bersantai atau jalan-jalan bersama pasangan. Lampu-lampu juga akan menghiasi jalanan dengan begitu indah. Tak hanya itu, Korea Selatan akan bermandikan cahaya yang juga dibarengi dengan beragam toko yang memutarkan lagu-lagu natal. Dan jika kamu mengunjungi kota Seoul selama perayaan natal ini, maka itu bukanlah pilihan yang salah. Karena di daerah Hongdae dan Myeong-dong akan banyak menyajikan kesenangan dan keseruan. Apa saja kemeriahan yang bisa kamu dapat selama perayaan natal di Seoul bersama Paket Tour Ke Korea Natal dari tourkekorea.net, ikuti ulasan artikel di bawah ini!
Dapatkan Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 Terupdate
Ada pemberangkatan setiap bulannya, Hanya di TourkeKorea.net
>> Jadwal Paket Tour ke Korea 2024 <<
Ingin berangkat sendiri dengan Keluarga atau Rombongan?
Yuk tentukan rute perjalanan anda sendiri. Lama liburan dan jadwal pemberangkatannya sendiri.
Dapatkan Informasi Private Tour ke Korea, Hanya di TourkeKorea.net
>> Private Tour ke Korea <<
>> Sewa Mobil dan Bus di Korea <<
Hongdae: Pasar Natal Buy Value, Live Together
Pasar Natal Buy Value, Live Together digelar dari 21 hingga 29 Desember, membentang dari Stasiun Sinchon hingga Universitas Yonsei. Seluruh jalan dan toko-toko akan dihias untuk hari Natal. Pasar ini memiliki gerai yang dioperasikan oleh usaha kecil yang menjual segala macam barang, serta camilan hangat dan lezat. Cukup lihat atau beli beberapa hadiah pada menit terakhir jika kamu belum berbelanja. Lapangan festival didekorasi dengan cahaya yang indah. Jika kamu mencari pengalaman yang lebih aktif, datanglah untuk menyaksikan acara kumpul dan perayaan Santa oleh idola K-pop, termasuk Mamamoo dan Jeon Ji-yoon!

Myeong-dong: Katedral Myeongdong
Terletak di dalam kawasan Myeong-dong yang ramai, katedral ini menarik minat umat beragama maupun tidak, sepanjang tahun. Setiap tahun pemeragaan adegan kelahiran dilakukan, memperingati kedatangan Kristus sebagai seorang bayi di palungan rendah. Kristus adalah alasan untuk perayaan ini. Acara berlangsung setiap tahun pada Malam Natal selama satu jam mulai dari 22:30, diikuti oleh misa tengah malam. Kedua acara terbuka untuk umum tetapi karena merupakan acara keagamaan, pengunjung diingatkan untuk tetap menghormati seluruh upacara.

Myeong-dong: Wisata Jalanan
Jika acara keagamaan bukan sesuatu yang kamu minati, kamu dapat menikmati suasana Natal dengan menyaksikan pertunjukan cahaya yang luar biasa dari berbagai toko di dan sekitar Myeong-dong. Dari Katedral Myeongdong, ikuti tampilan pencahayaan di sepanjang jalan untuk mencapai Teater Myeongdong, tempat kamu akan menemukan pohon Natal raksasa. Jangan lupa untuk mengabadikan dirimu bersama pohon ini! Jalan antara Lotte Department Store – Cabang Utama dan Shinsegae Department Store – Cabang Utama adalah tempat utama untuk melihat cahaya Natal. Banyaknya lampu akan membuat malam terasa seterang siang hari, memberikan pencahayaan yang sempurna untuk foto liburan yang menggemaskan!

Kue Natal
Tapi bagi warga Korea, hiasan lampu-lampu dan pohon natal tak begitu diutamakan, karena ada hal penting lain yang mampu menciptakan suasan natal semakin terasa dengan kehadiran kue natal. Semua toko kue di penjuru negeri pun berlomba-lomba membuat kue sekreatif mungkin di setiap tahunnya. Buat kamu yang mau bergabung dalam tradisi modern ini, tentunya harus sedikit merelakan uangmu untuk membeli kue natal ini.

Keajaiban Musim Dingin: Itinerary Lengkap 4 Hari Liburan Natal di Seoul
Merayakan Natal di Seoul adalah impian setiap pelancong yang mendambakan suasana magis musim dingin. Dari kerlap-kerlip lampu di jalanan Myeongdong hingga keheningan istana yang tertutup salju, Seoul menawarkan pengalaman liburan akhir tahun yang tak terlupakan. Berikut adalah panduan perjalanan rincinya.
Jadwal Perjalanan (Itinerary) 4 Hari
Berikut adalah rencana perjalanan taktis untuk memaksimalkan waktu Anda di Seoul:
Hari 1: Perjalanan Udara Jakarta – Seoul
| Waktu | Aktivitas | Detail & Catatan | Estimasi Biaya |
| 21:30 | Keberangkatan | Penerbangan Korean Air KE625 dari Bandara Soekarno-Hatta (CGK). | Rp8.500.000 |
| 06:00+ | Tiba di Incheon | Proses imigrasi dan pengambilan bagasi di Bandara Incheon (ICN). | – |
| 07:00 | Menuju Hotel | Perjalanan ke Lotte City Hotel Myeongdong via Taksi atau AREX. | ±Rp800.000 |
Hari 2: Atmosfer Natal & Kuliner Hangat
| Waktu | Aktivitas | Detail & Catatan | Estimasi Biaya |
| 08:30 | Sarapan & Drop Bagasi | Menaruh barang di hotel dan sarapan bubur hangat atau roti panggang. | Rp100.000 |
| 09:00 | Eksplorasi Myeongdong | Menikmati dekorasi Natal dan berburu kosmetik serta kuliner jalanan. | Opsional |
| 13:00 | Makan Siang | Mencicipi Kalguksu legendaris di Myeongdong Kyoja. | Rp150.000 |
| 17:00 | Namdaemun Lights | Berjalan santai menikmati instalasi lampu Natal di sepanjang jalan. | Gratis |
| 19:00 | Istirahat | Kembali ke hotel untuk memulihkan energi. | – |
Hari 3: Jejak Sejarah & Festival Cahaya
| Waktu | Aktivitas | Detail & Catatan | Estimasi Biaya |
| 09:00 | Istana Gyeongbokgung | Menjelajahi istana utama dengan balutan Hanbok (masuk gratis). | Rp30.000 |
| 11:15 | Bukchon Hanok Village | Foto estetik di antara rumah tradisional Korea yang bersalju. | Rp10.000 |
| 13:30 | Makan Siang & Insadong | Makan di Dawon Tea House dan belanja kerajinan tradisional. | Rp120.000 |
| 18:00 | Cheonggyecheon Festival | Menikmati Ice & Light Festival di sepanjang aliran sungai. | Gratis |
| 20:00 | Kembali ke Hotel | Menikmati suasana malam Natal di sekitar Myeongdong. | – |
Hari 4: Belanja Akhir & Kepulangan
| Waktu | Aktivitas | Detail & Catatan | Estimasi Biaya |
| 09:00 | Dongdaemun Market | Belanja grosir fashion dan aksesori di pusat belanja 24 jam. | Opsional |
| 11:15 | Check-out Hotel | Persiapan akhir dan memastikan tidak ada barang tertinggal. | – |
| 12:00 | Makan Siang Terakhir | Menikmati Samgyeopsal atau Jjajangmyeon sebelum ke bandara. | Rp200.000 |
| 14:20 | Menuju Bandara | Perjalanan ke Incheon menggunakan taksi agar lebih nyaman. | Rp1.200.000 |
| 17:20 | Penerbangan Pulang | Keberangkatan dengan Asiana Airlines OZ860 menuju Jakarta. | Rp8.200.000 |
Panduan Liburan Musim Dingin: Eksplorasi Seoul di Bulan Desember
Desember di Seoul bukan sekadar musim dingin; ini adalah perpaduan antara gemerlap lampu Natal, aroma kuliner hangat di setiap sudut jalan, dan suasana winter wonderland yang romantis. Berikut adalah rangkuman esensial untuk perjalanan Anda.
Cuaca & Persiapan: Menghadapi Suhu Sub-Zero
Desember menandai puncak musim dingin di Korea Selatan. Siapkan fisik dan pakaian Anda untuk kondisi berikut:
-
Suhu Harian: Rata-rata -3°C hingga 5°C. Malam hari bisa anjlok hingga -6°C.
-
Suasana: Langit sering berawan dengan peluang salju turun di pertengahan hingga akhir bulan.
-
Must-Pack: Gunakan sistem layering (pakaian berlapis). Jangan lupakan Long-john (thermal), jaket puffer anti-angin, syal, dan sarung tangan. Pastikan sepatu Anda memiliki sol anti-selip untuk jalanan yang membeku.
Highlight Festival: Perayaan Cahaya & Belanja
Seoul bertransformasi menjadi kota cahaya selama periode Natal dan akhir tahun:
-
Seoul Lantern Festival (12 Des – 4 Jan): Nikmati instalasi lampion raksasa dan karya seni cahaya di sepanjang Sungai Cheonggyecheon dan Gwanghwamun Square.
-
Korea Grand Sale (Mulai 17 Des): Surga bagi pecinta belanja! Dapatkan diskon hingga 50% di berbagai pusat perbelanjaan dan restoran khusus untuk turis asing.
-
Hangang Winter Festival: Pasar malam musim dingin di tepi Sungai Han yang menawarkan food truck dan aktivitas outdoor yang meriah.
-
Spot Ikonik Natal: Jangan lewatkan dekorasi megah di Myeongdong Cathedral, Lotte World, dan Starfield Library (COEX).
Kuliner Musim Dingin: Penghangat Tubuh yang Autentik
Saat suhu turun, makanan berikut adalah penyelamat terbaik Anda:
Jajanan Pinggir Jalan (Street Food)
-
Bungeoppang: Kue ikan panggang isi kacang merah atau custard.
-
Hotteok: Pancake goreng manis dengan isian gula palem dan kacang yang meleleh.
-
Eomuk (Odeng): Sate ikan kuah kaldu. Tips: Anda bisa meminta kuah hangat tambahan secara gratis!
-
Tteokbokki: Kue beras pedas yang sangat nikmat disantap saat cuaca dingin.
Hidangan Utama yang Mengenyangkan
-
Kimchi Jjigae: Sup kimchi asam-pedas yang disajikan mendidih dalam pot tanah liat.
-
Galbi Jjim: Iga sapi empuk dengan bumbu manis gurih yang meresap.
-
Patjuk: Bubur kacang merah tradisional yang dipercaya membawa keberuntungan di musim dingin.
Destinasi Souvenir: Dari Tradisional hingga K-Pop
Temukan buah tangan terbaik di lokasi-lokasi strategis ini:
| Lokasi | Keunggulan Souvenir |
| Insadong | Kerajinan tangan, keramik, teh tradisional, dan pernak-pernik khas Korea. |
| Myeongdong | Pusat kosmetik (K-Beauty), masker wajah, dan tren fashion terbaru. |
| Namdaemun | Grosir ginseng, rumput laut, peralatan makan logam, dan oleh-oleh murah. |
| Daiso & COEX | Pernak-pernik lucu yang terjangkau hingga merchandise resmi K-Pop. |
Smart Tip: Selalu bawa paspor Anda saat belanja untuk mendapatkan fasilitas Instant Tax Refund (pengembalian pajak langsung) di kasir toko yang berpartisipasi.
Seoul di bulan Desember adalah destinasi yang ramah untuk semua orang. Baik Anda berburu foto estetis, berbelanja koleksi musim dingin, atau sekadar ingin merasakan salju pertama, kota ini menawarkan kehangatan di tengah suhu dinginnya.
Deskripsi Destinasi Wisata Pilihan
1. Istana Gyeongbokgung (Gyeongbokgung Palace)
Istana ini merupakan simbol keagungan Dinasti Joseon yang dibangun pada tahun 1395. Saat musim dingin, komplek istana ini berubah menjadi pemandangan yang sangat dramatis dengan hamparan salju putih yang menutupi atap-atap kayu tradisionalnya. Pengunjung sangat disarankan menyewa Hanbok untuk merasakan sensasi menjadi bangsawan Korea sekaligus mendapatkan akses masuk gratis. Gerbang Gwanghwamun dan area kolam paviliun adalah titik foto paling ikonik di sini.
Untuk ulasan lebih lengkap tentang Gyeongbokgung Palace, silakan kunjungi Gyeongbokgung Palace.
2. Bukchon Hanok Village
Terletak di antara dua istana besar, desa ini adalah pemukiman asli masyarakat Korea di masa lalu yang masih terjaga keasliannya. Berjalan di gang-gang sempitnya memberikan nuansa nostalgia, terutama saat melihat kontras antara rumah tradisional Hanok dengan gedung-gedung modern Seoul di kejauhan. Keheningan desa ini saat bersalju menciptakan suasana personal yang ajaib bagi para pelancong. Harap diingat untuk tetap tenang karena area ini adalah kawasan hunian aktif.
Nikmati keliling Bukchon Hanok Village dengan becak, baca di sini: Bukchon Hanok Village, Desa Tradisional Korea di Tengah Kota Modern Seoul
3. Jalan Myeongdong (Myeongdong Street)
Myeongdong adalah pusat gravitasi bagi pecinta belanja dan kuliner. Menjelang Natal, kawasan ini bertransformasi menjadi “Christmas Wonderland” dengan pohon Natal raksasa dan lampu-lampu gemerlap di setiap sudut. Selain gerai kosmetik internasional, daya tarik utamanya adalah kuliner jalanan seperti Tteokbokki pedas dan Hotteok manis yang sangat nikmat disantap di tengah udara dingin. Katedral Myeongdong yang berada di dekatnya juga menjadi pusat perayaan misa Natal yang indah.
Seperti apa keseruannya? Simak disini yuk Myeongdong Street, Distrik Belanja Sekaligus Tempat Wisata di Seoul.
4. Sungai Cheonggyecheon (Cheonggyecheon Stream)
Sungai buatan sepanjang 11 km di pusat kota Seoul ini adalah tempat favorit warga lokal untuk bersantai. Pada bulan Desember, sungai ini menjadi lokasi utama Seoul Lantern Festival dan Ice & Light Festival. Instalasi cahaya yang kreatif, patung-patung lampu bertema Natal, dan jembatan-jembatan yang dihiasi lampu warna-warni menciptakan rute jalan kaki yang sangat romantis bagi pasangan maupun keluarga.
Bagaimana susasana duduk-duduk di sepanjang Cheongyecheon, ditemani semilir angin plus gemericik air? Tengok di Cheonggyecheon Stream, Sisi Lain dari Seoul.
5. Kawasan Insadong
Jika Myeongdong adalah pusat modernitas, Insadong adalah pusat budaya dan seni tradisional. Di sepanjang jalan utamanya, Anda akan menemukan galeri seni, toko barang antik, dan kedai teh tradisional yang hangat. Insadong adalah tempat terbaik untuk mencari oleh-oleh autentik seperti keramik, kaligrafi, atau teh herbal berkualitas tinggi. Suasananya yang lebih tenang memberikan jeda yang menyenangkan dari keriuhan pusat kota.
6. Pasar Dongdaemun (Dongdaemun Market)
Sebagai distrik fashion terbesar di Korea, Dongdaemun adalah tempat di mana tren dimulai. Kawasan ini memiliki mal-mal modern seperti Doota yang berdampingan dengan pasar grosir tradisional. Keunikan Dongdaemun adalah operasionalnya yang hampir 24 jam, menjadikannya destinasi sempurna bagi Anda yang ingin memanfaatkan jam-jam terakhir di Seoul untuk berbelanja pakaian musim dingin berkualitas dengan harga yang kompetitif.
Lalu apa saja ya yang dijual dipasar ini? baca saja di sini: Dongdaemun Market Seoul, Distrik Fashion Kelas Dunia di Korea
Pre-Trip Preparation & Recommendations
Booking yang Harus Dilakukan Sebelumnya:
- Tiket pesawat: Pesan minimal 2–3 bulan sebelumnya agar dapat harga terbaik.
- Asuransi perjalanan: Penting untuk perlindungan cuaca ekstrem, pembatalan penerbangan, atau masalah kesehatan.
- Sewa hanbok (opsional): Jika ingin foto di Gyeongbokgung secara gratis, pesan sewa hanbok via aplikasi seperti Hanboknam atau Hanbok Story.
Saran Pakaian:
- Lapisan pakaian: thermal wear, sweater tebal, jaket anti-angin, syal, sarung tangan, topi kupluk.
- Sepatu: tahan air, sol anti-selip (jalan bisa licin karena es).
- Aksesori: power bank (baterai cepat habis di cuaca dingin), pelindung layar ponsel (bisa gagal di suhu rendah).
Barang yang Harus Dibawa:
- Adapter listrik (Korea: colokan tipe C/F, 220V).
- Masker wajah (untuk udara dingin dan polusi).
- Obat pribadi, pelembap kulit, lip balm (udara sangat kering).
- Kartu SIM lokal atau eSIM (untuk navigasi dan komunikasi).
Catatan Penting:
- Bahasa: Bahasa Inggris terbatas di tempat umum. Gunakan Google Translate offline.
- Transportasi: Download aplikasi Naver Maps atau KakaoMap (lebih akurat daripada Google Maps di Korea).
- Uang: Bawa KRW tunai (banyak warung kecil tidak terima kartu). ATM tersedia di bandara dan stasiun besar.
- Etika: Jangan makan sambil berjalan di jalan utama. Hormati area hunian (seperti Bukchon) — tidak boleh membuat keributan.


