Jeju Island, Menikmati Pesona Alam yang Bersejarah di Korea

Jeju Island, Menikmati Pesona Alam yang Bersejarah di Korea

By

Jeju Island, Menikmati Pesona Alam yang Bersejarah di Korea

Korea menyajikan hamparan pesona alam yang menakjubkan. Terlebih lagi, Negeri Ginseng ini termasuk dalam negeri 4 musim yang tentu saja menawarkan keindahan alam yang beragam. Kali ini, kami akan mengajak Anda untuk menengok ke salah satu destinasi wisata alam di Korea yang populer dengan sebutan Honeymoon Island yaitu Jeju Island. Bagi Anda penggemar wisata alam, destinasi yang satu ini harus masuk dalam daftar kunjungan wisata Anda di Korea ya..

Legenda Pulau Jeju

Legenda Pulau Jeju
Legenda Pulau Jeju
jadwal paket wisata tour ke korea

Sebelum mengenal lebih jauh, mari kita tengok sejarah (legenda) seputar Pulau Jeju yaitu:

  • Sejarah seribu tahun Tamna

Tamna merupakan nama lama dari Pulau Jeju yang artinya “negara pulau (island country).” Terdapat mitos seputar pemukiman Tamna yang dikenal sebagai Samseong shinhwa. Anda bisa berkunjung ke Situs Prasejarah Samyang-dong untuk melihat bukti arkeologis permukiman awal Jeju yang di dalamnya terdapat sisa-sisa hunian terbesar di Jeju dan berasal dari abad ke-3 SM. Tamna (Kerajaan Laut yang merdeka) dikenal sebagai mitra dagang aktif dengan Baekje, Goguryeo dan Silla selama Periode Tiga Kerajaan dan juga memiliki hubungan diplomatik dengan Dinasti Dang di Cina dan Jepang. Tamna menjadi sasaran Dinasti Goryeo, namanya lalu diubah menjadi Jeju yang artinya “provinsi besar di seberang lautan.”

Pecahnya Gerakan Kemerdekaan atau Jeju Hangil (Anti-Jepang)
Pecahnya Gerakan Kemerdekaan atau Jeju Hangil (Anti-Jepang)
  • Situs pertempuran terakhir perlawanan anti-Mongolia, Hangpaduri

Setelah dikalahkan oleh pasukan sekutu di Ganghwado dan Jindo, Sambyeolcho datang ke Jeju dan membangun benteng berdinding ganda di dalam oreum. Situs yang kini disebut Hangpaduri tersebut tersebar sepanjang 6 km dengan ketinggian 5 m dan lebar 3,4 km, dan kastil batu bagian dalam dengan halaman, kantor pemerintah, dan berbagai fasilitas pertahanan. Namun, benteng Hangpaduri jatuh pada tanggal 4 April 1273, setelah Sambyeolcho mati dalam pertempuran. Darahnya membasahi tanah oreum merah dan sejak saat itu disebut Bulgeun (Merah) Oreum. Jejak benteng yang masih tersisa seperti engsel batu dan ubin yang ditampilkan di Museum Hangpaduri dengan Monumen Anti-Mongolia di pintu masuknya, simbol dari jiwa nasionalis Sambyeolcho.

Situs pertempuran terakhir perlawanan anti-Mongolia, Hangpaduri
Situs pertempuran terakhir perlawanan anti-Mongolia, Hangpaduri
  • Pecahnya Gerakan Kemerdekaan atau Jeju Hangil (Anti-Jepang)

Gerakan kemerdekaan di Jeju yaitu Gerakan Kemerdekaan Jocheon, Gerakan Beopjeongsa, dan Gerakan Penyelam Perempuan Anti-Jepang. Meski Jeju hanya sebuah pulau kecil, tetapi ia mengambil bagian kuat dalam berbagai Gerakan Anti-Jepang. Diantaranya, Gerakan Penyelam Perempuan Anti-Jepang tahun 1930 yang melibatkan lebih dari 10.000 penyelam perempuan dan menjadi gerakan nasional terbesar yang pernah dilakukan oleh perempuan.

Pecahnya Gerakan Kemerdekaan atau Jeju Hangil (Anti-Jepang)
Pecahnya Gerakan Kemerdekaan atau Jeju Hangil (Anti-Jepang)

Keindahan Pulau Jeju

Pulau Jeju terletak di barat daya Semenanjung Korea. Menjadi pulau terbesar dan provinsi terkecil di Korea, karena di sini terdapat Provinsi Pemerintahan Khusus Jeju berada. Letaknya cukup strategis dan menghubungkan Rusia, Cina dan Lautan Jepang. Pulau berbentuk oval yang juga menjadi tempat rekreasi ini menyajikan pemandangan alam yang indah dengan Gunung Halla di tengahnya sepanjang 73 km (timur ke barat) dan 41 km (utara ke selatan). Iklim di pulau ini pun bisa dibilang sedang, dimana suhunya tidak mencapai tingkat di bawah nol,  bahkan saat musim dingin menyapa.

Keindahan Pulau Jeju
Keindahan Pulau Jeju

Pulau yang berjarak 130 km dari pantai selatan Korea ini memiliki luas permukaan 1.846 km persegi. Fitur utamanya yaitu Gunung Hallasan yang menjadi gunung tertinggi di Korea Selatan dan gunung berapi aktif, berada di ketinggian 1.950 mdpl.

Situs Warisan Alam UNESCO di Pulau Jeju

Ada 3 lokasi menakjubkan di Pulau Jeju dan masuk dalam Situs Warisan Alam Dunia pertama di Korea Selatan, itu dikarenakan keindahannya yang sangat menakjubkan. Ketiga area yang berjuluk ‘Pulau Vulkanik Jeju dan Lava Tubes’ ini yaitu Hallasan Mountain Natural Reserve, Geomunoreum Lava Tube System, Seongsan Ilchulbong Tuff Cone).

Peta Situs Warisan Alam UNESCO di Pulau Jeju
Peta Situs Warisan Alam UNESCO di Pulau Jeju
  • Hallasan Mountain, the Highest Holy Mountain in South Korea

Gunung di ketinggian 1.950 mdpl ini merupakan gunung tertinggi di Korea Selatan. Di puncaknya terdapat Baengnokdam, kawah, dan danau. Ada sekitar 40 oreum, pemandangan indah tebing batu terjal dan fantastis yang ditetapkan sebagai Monumen Alam dan Taman Nasional pada tahun 1966 dan 1970. Nah, pada tahun 2002 juga ditetapkan sebagai bio-reserve area oleh UNESCO. Sumber daya alamnya yang bernilai ilmiah, menjadikan Gunung Hallasan sebagai gunung terkemuka di dunia.

Hallasan Mountain, the Highest Holy Mountain in South Korea
Hallasan Mountain, the Highest Holy Mountain in South Korea
  • 9 Lava Tubes, Geomun Oreum Lava Tube System

Sebuah dongeng menceritakan bahwa lava basaltik terbang di bawah permukaan bumi dimuntahkan dan membentuk gua-gua yang dalam dan ditemukan di Jeju. Terbentang dari Jocheoneup ke Hengwon-ri yang dibentuk oleh letusan gunung berapi Geomunoreum basal yang kaya dan terletak di ketinggian 456 mdpl. Itu terbentuk antara 100.000 hingga 300.000 tahun yang lalu dan memiliki 9 gua. Diantaranya yaitu Bengdwigul, Manjanggul, Yongcheondonggul, Dangcheomuldonggul.

9 Lava Tubes, Geomun Oreum Lava Tube System
9 Lava Tubes, Geomun Oreum Lava Tube System
  • Oreum of the Rising Sun, Seongsan Ilchulbong

Di pantai timur Jeju, terdapat Seongsan Ilchulbong setinggi 182 meter yang terlihat seperti istana tua yang megah. Itu terbentuk sekitar 5.000 tahun yang lalu karena letusan di bawah air dan di dasar laut yang dangkal. Struktur bagian dalamnya terlihat seperti mangkuk dan menyajikan pemandangan yang luar biasa. Saat matahari terbit, Seongsan Ilchulbong akan terlihat semakin memesona. Tak heran, ada banyak orang yang berkumpul di sini untuk melihat keindahan matahari terbit.

Oreum of the Rising Sun, Seongsan Ilchulbong
Oreum of the Rising Sun, Seongsan Ilchulbong

Tradisi di Pulau Jeju

  • Dang

Semacam ritual perdukunan yang berorientasi pada perempuan dan dikenal sebagai gut (makan dengan lahap). Acara ini biasanya dilakukan di Dang (rumah dewa dan dewi Jeju). Bentuk umum dari ‘Dang’ ini adalah pohon tua yang disucikan, gua batu atau batu besar. Ritual ini masih dilestarikan untuk mempererat kesatuan penduduk dan mempertahankan kehidupan masyarakat.

Dang
Dang
  • Gut (Shamanistic rituals)

Penduduk Jeju akan berinteraksi dengan 18.000 dewa dan dewi Pulau Jeju untuk menyelesaikan urusan kejahatan, korupsi, penyakit, kematian, dan gangguan lainnya, juga ingin meminta berkah untuk panen yang akan datang.

  • Shingugan (Moving Season)

Di Pulau Jeju, ada satu periode bergerak selama tahun yang disebut Shingugan. Legenda mengatakan bahwa para dewa melapor kepada Raja Surga tentang keadaan dunia setahun sekali. Selama periode ini, orang-orang Jeju akan bergerak sehingga para dewa jahat tidak dapat menemukan mereka. Gerakan ini akan berlangsung selama seminggu, biasanya dimulai 5 hari setelah Daehan (akhir Januari) dan berlangsung hingga 3 hari sebelum Ipchun (awal Februari).

  • Pojedan (Place for village festival)

Laki-laki desa Jeju yang melakukan festival desa dalam ritus Konfusianisme akan menyebut mereka ‘poje’ di tempat yang disebut ‘pojedan’. Ritual ini diadakan untuk mengharap perdamaian di desa dengan persembahan yang beragam, disesuaikan dengan jumlah dewa yang dianggap hadir. Ritual ini menjadi warisan budaya tradisional yang akan terus dilestarikan.

Pakaian dan Makanan Khas Warga Pulau Jeju

Pulau Jeju memiliki makanan dan pakaian yang unik, warganya juga masih mempertahankan citarasa tradisional yang unik ini dalam makanan dan pakaian mereka.

Pakaian Tradisional

  • Galot

Pakaian berwarna cokelat gelap ini diwarnai dengan jus kesemek (persimmon juice). Meski awalnya sedikit kaku, pakaian yang terus-menerus dipakai akan menjadi lentur. Pakaian ini baik digunakan untuk segala usia sambil beraktivitas, karena salah satu spesialisasi dari kain yang dicelup yaitu tidak menempel pada tubuh saat berkeringat.

Galot
Galot
  • Pakaian selam

Setelan yang unik ini digunakan oleh Haenyeo Jeju (penyelam wanita) dan telah ada jauh sebelum kedatangan setelan karet Jepang pada awal 1970-an. Setelan ini meliputi atasan, sepasang celana dan topi air.

  • Perlengkapan hujan

Pakaian ini semacam jas hujan yang dipangkas dengan sabuk yang dijahit tipis, serta dibuat khusus untuk menahan air hujan.

Makanan Tradisional

  • Masakan dari Kuda

Hidangan yang dibuat menggunakan kuda merupakan menu terbaik yang disajikan kepada Raja pada zaman kuno, termasuk daging kuda mentah, sushi kuda, tangsuyuk (daging asam), galbijjim (rebusan iga), gui (daging panggang) dan bulgogi (daging panggang dengan irisan dan dibumbui). Setiap bagian dari daging kuda ini memiliki rasa yang unik.

  • Dom-hoe

Ikan yang paling banyak di Jeju adalah hwang-dom. Terbilang murah dan rasanya luar biasa, namun sulit ditemukan di tempat lainnya, jadi jangan lewatkan saat Anda berada di Jeju ya..

  • Bingddeok (Bing rice cake)

Bingddeok dibuat dengan cara digulung. Serbuk gandum hitam dibuat menjadi adonan dan digoreng dalam bentuk bulat tipis. Kemudian lobak, wortel, bawang hijau, garam, wijen, minyak wijen dan bahan-bahan lain yang digunakan untuk membuat isiannya.

Panorama Pulau Jeju

Jeju Island

Jeju Island atau Honeymoon Island merupakan salah satu destinasi wisata di Korea yang menyajikan panorama alam yang indah nan memesona. Salah satunya yaitu menjadi lokasi terbaik untuk menyaksikan keindahan matahari terbit.
Berlokasi di: Jeju, Korea Selatan
  • Area: 1.848 km²
  • Ketinggian: 1.950 m
  • Panjang maksimal: 73 km
  • Lebar maks: 31 km
  • Penduduk: 560.000 jiwa

Video Pulau Jeju

Maps Pulau Jeju

Leave a Comment

Your email address will not be published.

You may also like

Hot News

Jadwal dan Harga Tour ke Korea tahun ini
HUBUNGI KAMI
VIA WHATSAPP
HUBUNGI KAMI
VIA TELEPON